Ada Dugaan Kasus Pembakaran Perawat di Klinik Terkait Cinta Segitiga

Teka-teki pria pembakar perawat di klinik Bunga Husada Kalipare Kabupaten Malang masih menjadi misteri.

Chandra Iswinarno
Rabu, 05 Mei 2021 | 19:32 WIB
Ada Dugaan Kasus Pembakaran Perawat di Klinik Terkait Cinta Segitiga
Perawat cantik di Malang disiram bensin dan dibakar orang tak dikenal [Foto: Timesindonesia]

SuaraMalang.id - Teka-teki pria pembakar perawat di klinik Bunga Husada Kalipare Kabupaten Malang masih menjadi misteri. Pasalnya, usai menyiramkan bensin dan membakar perawat bernama Eva Sofiana Wijayanti, pelaku langsung menghilang tanpa jejak. Namun dari desas-desus yang beredar, aksi tersebut dilatarbelakangi kisah cinta segitiga.

Untuk memastikan dugaan itu, kepolisian kini sedang menelisik orang-orang yang berkaitan dengan korban.

"Kami masih mendalami kasus ini, penyelidikan masih berjalan. Orang-orang yang berkaitan dengan korban akan kita mintai keterangan. Karena ada dugaan cinta segitiga," ujar Kapolres Malang AKBP Hendri Umar melalui Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny Kristian Baralangi seperti dilansir Batamnews.co.id-jaringan Suara.com pada Rabu (5/5/2021).

Donny menyatakan, pihaknya tidak terburu-buru untuk menyimpulkan adanya motif cinta segitiga di balik aksi keji tersebut. Lantaran, sejumlah orang yang diduga terkait dengan korban belum semuanya dimintai keterangan.

Baca Juga:Polisi Dapatkan Rekaman CCTV Kejadian Pembakaran Perawat di Malang

"Ada informasi, korban diduga memiliki hubungan dengan pria lain. Meski statusnya sudah berkeluarga. Namun, kita butuh bukti untuk memastikannya," beber Donny.

Dia juga menyebut korban kini menjadi satu-satunya saksi kunci yang bisa mengungkap pelaku pembakaran.

Namun, kondisi korban yang masih dalam perawatan intensif di ruang ICU RS Hasta Husada, Kepanjen masih belum memungkinkan untuk dimintai keterangan.

"Korban adalah saksi kunci, kondisinya masih dalam perawatan intensif usai menjalani operasi kemarin malam. Keterangan korban sangat dibutuhkan untuk bisa mengungkap identitas pelaku," katanya.

Sebelumnya diberitakan, pelaku penyiraman sekaligus pembakaran perawat klinik di Malang pada Senin (3/5/2021) siang, perlahan mulai menunjukan titik terang. Kekinian, penyidik dari Polres Malang telah mengantongi rekaman CCTV peristiwa detik-detik perawat Eva Sofiana dibakar pelaku. Meski begitu, polisi masih belum mengetahui secara pasti identitas pelaku.

Baca Juga:Perawat Dibakar di Malang, Kerabat Sebut Rumah Tangganya Harmonis

Kasatreskrim Polres Malang AKP Donny K Baralangi mengemukakan, rekaman CCTV yang didapat tersebut berada di sekitar lokasi kejadian, dengan jarak yang agak jauh.

"Ada rekaman CCTV-nya tapi dari kejauhan," ujarnya seperti dilansir Times Indonesia-jaringan Suara.com pada Rabu (5/5/2021).

Menurutnya, rekaman peristiwa tersebut tidak terekam jelas, karena letak CCTV agak jauh dari lokasi kejadian. Namun, dia mengemukakan, ciri-ciri pelaku sudah diketahui yakni menggunakan sepeda motor matic, memakai jaket, memakai helm dan memakai sepatu.

"Dengan ciri-ciri seperti itu, kami menduga pelaku datang dari jauh. Bukan dari warga sekitar," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini