Sempadan Sungai Beralih Fungsi Jadi Penyebab Banjir Kabupaten Probolinggo

Faktor lain penyebab banjir di Kecamatan Dringu Kabupaten Probolinggo adalah persoalan sampah.

Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Rabu, 03 Maret 2021 | 19:42 WIB
Sempadan Sungai Beralih Fungsi Jadi Penyebab Banjir Kabupaten Probolinggo
Banjir susulan melanda Kabupaten Probolinggo, Minggu (28/2/2021) malam. [Foto: Jatim Net]

SuaraMalang.id - Penyebab banjir besar yang melanda Probolinggo Kabupaten, pada 27 - 28 Februari lalu, akhirnya terungkap. Selain persoalan sampah, sempadan Sungai Kedunggaleng banyak berdiri bangunan juga dinilai jadi penyebab bencana tersebut.

Hal itu merujuk hasil survei UPT Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Wilayah Sungai (WS) Welang – Pekalen Dinas PU dan SDA Jawa Timur, di sejumlah titik terdampak banjir di Kecamatan Dringu, Kabupaten Probolinggo.

Kepala UPT Pengelola Sumber Daya Air (PSDA) Jatim, Novita Andriani menjelaskan, bahwa didapati beberapa rumah warga dibangun tepat di bantaran atau sempadan sungai.

Semestinya, lanjut dia, sepanjang sempadan aliran sungai tidak boleh ada bangunan. Hal itu yang akhirnya mengganggu fungsi daya tampung saat mengalami peningkatan kapasitas atau debit air.

Baca Juga:Almarhumah Rina Gunawan Terobos Banjir Demi Bantu Miing Bagito

"Berdasarkan peraturan menteri PU, untuk sungai yang tidak bertanggul ini, dan kami kategorikan daerah perkotaan karena sudah padat penduduk, itu jaraknya 10 meter," ujarnya dikutip dari jatimnet.com media jejaring suara.com, Rabu (3/3/2021).

Ia menambahkan, selain titik menampung luapan air, sempadan sungai juga berfungsi sebagai jalan masuk alat berat, ketika akan melakukan normalisasi sungai.

"Untuk itu, kami akan inventarisasi kepada pihak desa terkait lahannya, bersertifikat apa tidak. Seharusnya tidak bersertifikat, karena ini ruang sempadan sungai, ruang bebasnya sungai," jelasnya.

Novita menambahkan, terjangan banjir yang terjadi di Kecamatan Dringu Sabtu dan Minggu lalu, turut diperparah karena air laut tengah pasang. Sehingga aliran air dari hulu dan hilir bertemu, membuat luapan air sungai yang memasuki perkampungan warga kian membesar.

Baca Juga:Bikin Publik Iri, Ayah dan Anak Hujan-hujanan Pamer Aksi Salto saat Banjir

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini