- Video TikTok klaim listrik mati tujuh hari viral dan menimbulkan kepanikan.
- Tidak ada bukti resmi pemerintah atau PLN soal pemadaman nasional.
- Klaim bersumber dari potongan video tanpa data pendukung valid.
SuaraMalang.id - Klaim listrik mati 7 hari di Indonesia viral di media sosial TikTok dan memicu kepanikan warganet. Video yang diunggah akun TikTok “.semprul11” pada Sabtu (17/01/2026) menampilkan nama Dharma Pongrekun dengan narasi bahwa listrik dan layanan ATM di Indonesia akan mati selama tujuh hari ke depan.
Dalam unggahan tersebut, akun “.semprul11” menuliskan narasi ajakan berbagi dengan tagar bertema kepanikan global dan kesiapsiagaan menghadapi situasi darurat. Klaim listrik mati 7 hari itu disertai teks sebagai berikut:
Segera bagikan ke teman atau saudara kalian#dharmapongrekun #fyp #panikglobal#fyppppppppppppppppppppppp #beritaviral Persiapan Menghadapi Listrik Mati Selama 7 Hari Pelajari cara bertahan hidup 7 hari tanpa listrik. Siapkan diri sebelum terjadi kepanikan! #dharmapongrekun #panikglobal #beritaviral
Narasi tersebut mendorong masyarakat untuk melakukan persiapan darurat seolah-olah listrik mati 7 hari merupakan kepastian yang akan terjadi dalam waktu dekat
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan tim Cek Fakta TurnBackHoax, ditemukan video serupa yang diunggah di kanal YouTube “Ngaji Roso” pada Jumat (09/01/2026).
Potongan video yang membahas isu listrik mati selama tujuh hari ditemukan pada durasi 1:24:57. Dalam tayangan tersebut, Dharma Pongrekun terlihat menyampaikan pandangannya terkait kesiapsiagaan masyarakat menghadapi kemungkinan situasi darurat.
Video tersebut juga menyebut beberapa negara Eropa, seperti Belanda dan Jerman, yang diklaim telah menyiapkan skenario keadaan darurat. Namun, tidak ditemukan penjelasan atau pernyataan resmi yang mengaitkan kondisi tersebut dengan konflik bersenjata antara Amerika Serikat dan Iran, apalagi dikaitkan langsung dengan listrik mati 7 hari di Indonesia.
Penjelasan yang disampaikan Dharma dalam video lebih berupa ajakan umum agar masyarakat meningkatkan kewaspadaan. Tidak ada data, dokumen, atau sumber resmi yang mendukung klaim bahwa konflik global akan berdampak langsung pada terhentinya pasokan listrik, layanan ATM, maupun internet di Indonesia selama listrik mati 7 hari.
Hingga saat ini, pemerintah Indonesia maupun PT PLN (Persero) juga belum mengeluarkan pengumuman atau peringatan apa pun terkait rencana pemadaman listrik nasional selama tujuh hari sebagaimana yang diklaim dalam video viral tersebut.
Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelusuran fakta, klaim listrik mati 7 hari di Indonesia tidak didukung oleh data maupun pernyataan resmi dari otoritas terkait. Video yang beredar hanya berisi imbauan umum tanpa dasar valid dan berpotensi menyesatkan publik.
Dengan demikian, klaim “listrik dan ATM bakal mati selama 7 hari” dikategorikan sebagai konten menyesatkan (misleading content) atau hoaks.
Berita Terkait
-
Benarkah PLTU Krisis Batu Bara hingga Jawa-Bali Terancam Gelap Gulita?
-
Nissan Pangkas Waktu Produksi Jadi 26 Bulan Demi Lawan Dominasi Mobil China
-
Motor Listrik Yadea Tawarkan Subsidi 10 Juta di Jakarta Fair 2026
-
Cara Membuat Lilin Darurat saat Mati Lampu, Cukup Pakai Bahan yang Ada di Rumah
-
5 Lampu Emergency Tahan Lama untuk Antisipasi Listrik Padam, Ada yang Awet 20 Jam
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gus Thuba Pimpin Penyegelan 3 Ponpes di Malang Usai Skandal 20 Tahun Terkuak
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman