-
Polisi pastikan pemeriksaan psikiater untuk memastikan kejiwaan Yai Mim.
-
Yai Mim ditahan sejak 19 Januari 2026 kasus pornografi.
-
Hasil medis jadi dasar lanjutan penyidikan Polresta Malang.
SuaraMalang.id - Polresta Malang Kota memastikan akan melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap Yai Mim atau Imam Muslimin yang kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus pornografi.
Langkah ini dilakukan menyusul penahanan Yai Mim sejak Senin (19/1/2026), setelah laporan yang dilayangkan oleh Nurul Sahara resmi ditindaklanjuti penyidik.
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo menegaskan, pemeriksaan kejiwaan Yai Mim akan melibatkan psikiater profesional.
Menurutnya, berbagai informasi yang beredar di media sosial terkait kondisi kejiwaan tersangka tidak bisa dijadikan dasar tanpa pembuktian medis yang sah. Oleh karena itu, aparat memilih langkah objektif demi memastikan proses hukum berjalan sesuai prosedur.
“Tentunya kami lakukan pemeriksaan nanti terkait dengan berita yang sudah beredar maupun media sosial yang sudah mempertunjukkan tersangka terkait dengan konten-kontennya. Tentunya ke depan akan kami lakukan pemeriksaan psikiater,” kata Aji, dikutip dari BeritaJatim, Rabu (21/1/2026).
Pemeriksaan ini menjadi bagian penting dalam penanganan kasus pornografi yang menjerat Yai Mim, mengingat isu kondisi mental kerap memunculkan spekulasi di ruang publik. Polisi pun menegaskan tidak ingin berspekulasi sebelum ada hasil resmi dari pemeriksaan psikiater.
AKP Rahmad Aji Prabowo menyampaikan, pihaknya berhati-hati agar proses penyelidikan oleh Polresta Malang tidak terganggu oleh opini atau asumsi yang berkembang. Setiap langkah lanjutan akan diputuskan berdasarkan hasil gelar perkara dan temuan penyidik.
“Nanti tetap akan kami gelarkan terkait dengan langkah tindaklanjut yang akan kami lakukan. Untuk perkembangan akan kami sampaikan,” ujarnya.
Dalam kasus ini, Yai Mim dijerat dengan Pasal 36 Undang-undang Nomor 44 Tahun 2008 tentang Pornografi dan atau Pasal 5 Undang-undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang tindak pidana kekerasan seksual, serta atau Pasal 281 KUHP. Ancaman hukuman yang dikenakan tidak ringan dan disebut berada di atas 10 tahun penjara.
“Adapun untuk ancaman hukumannya di atas 10 tahun. Kemudian pada tanggal 19 Januari 2026, Senin kemarin. Tersangka hadir dalam panggilan kedua yang bersangkutan kooperatif hadir dan kami lanjutkan dengan penahanan,” kata Aji.
Dengan pemeriksaan psikiater yang segera dilakukan, polisi berharap seluruh fakta terkait kondisi kejiwaan Yai Mim dapat terungkap secara objektif. Hasil pemeriksaan ini nantinya akan menjadi salah satu pertimbangan penting dalam proses hukum lanjutan yang ditangani Polresta Malang Kota.
Berita Terkait
-
Detik-Detik Terakhir Yai Mim sebelum Meninggal di Polrestabes Malang: Pamit Tidur, Lalu Berpulang
-
Denny Sumargo Konfirmasi Yai Mim Meninggal Dunia, Sebut Berpulang Saat Ditahan
-
Kabar Duka, Muhammad Imam Muslimin 'Yai Mim' Meninggal Dunia
-
Viral Yai Mim Ngaku Wali Allah dan Sebut Orang Jawa Keturunan Rasulullah
-
Dikira Istimewa, Ini Fakta Pin Garuda Merah yang Dipakai Yai Mim
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal
-
Demi Akses Keuangan, Mantri BRI Tempuh Pegunungan Toraja
-
Cek Toko On Flagship Store di Blibli Tersedia Banyak Model Terbaru