SuaraMalang.id - Menghadapi musim hujan yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi, Pemerintah Kota Batu melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) memetakan sejumlah titik rawan bencana.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya banjir, genangan air, dan tanah longsor yang kerap menjadi langganan saat hujan deras mengguyur.
Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat, mengungkapkan bahwa beberapa wilayah menjadi fokus penanganan karena memiliki risiko tinggi terhadap bencana.
Berikut adalah lokasi yang menjadi prioritas DPUPR untuk penanganan di Kota Batu:
- Alun-Alun Jalan Semeru
- Jalan Sultan Agung
- Jalan Diponegoro
- Jalan Kartini
- Area belakang Pos Polisi Batu
- Kawasan Kantor Kelurahan Sisir
- Kawasan Bulukerto
- Jalan Kasiman
“Semua titik tersebut kami tangani agar risiko bencana dapat diminimalkan. Penanganan dilakukan dengan cepat agar dampaknya tidak serius bagi warga Kota Batu,” ujar Alfi, Jumat (17/1/2025).
Selain upaya pemerintah, Alfi juga menekankan pentingnya partisipasi masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Ia mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan, terutama ke saluran air.
“Genangan air dan banjir yang terjadi di Kota Batu sebagian besar disebabkan oleh sumbatan sampah di gorong-gorong. Kami berharap masyarakat lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan,” tambahnya.
Langkah antisipasi ini menjadi bagian dari komitmen Pemkot Batu dalam mengurangi dampak bencana hidrometeorologi.
Baca Juga: Kota Batu Dikepung Longsor, Bumiaji Jadi Titik Rawan
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kota Batu Dikepung Longsor, Bumiaji Jadi Titik Rawan
-
Warung Ambruk Diterjang Hujan Deras di Kota Batu, Akses Jalan Tertutup Longsor
-
HUT ke-23 Kota Batu Diwarnai Kebakaran Lahan dan Pohon Tumbang
-
HUT ke-23 Kota Batu Diwarnai Kebakaran Lahan dan Pohon Tumbang
-
Detik-detik Pohon Tumbang Timpa Pengendara Motor di Jalan Soekarno Batu, Terekam Kamera?
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
- 5 Sepatu Lari di Bawah Rp500 Ribu di Sports Station, Performa Nyaman Sesuai Review
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal