SuaraMalang.id - Menjelang pertandingan Derby Jawa Timur antara Persebaya Surabaya dan Arema pada Sabtu (7/12/2024), pelatih Arema, Joel Cornelli, menyatakan harapannya agar tragedi Kanjuruhan tidak terulang kembali.
Laga pekan ke-13 Liga 1 2024-2025 ini dibayangi oleh kenangan kelam dari tragedi yang terjadi dua tahun lalu, saat pertandingan serupa memicu peristiwa nahas yang menimpa para penggemar sepak bola.
Joel, yang berasal dari Brasil, tidak terlibat langsung dalam tragedi pada tanggal 1 Oktober 2022 tersebut.
Namun ia merasakan dampak mendalam dari peristiwa tersebut setelah melakukan napak tilas ke Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.
"Saya telah mengunjungi lokasi peringatan dua tahun tragedi dan merasakan kesedihan yang masih terasa. Pertandingan ini sangat spesial bagi kami semua, dan kami ingin menghormati mereka yang terdampak," kata Joel.
Dalam upaya untuk mencegah terulangnya insiden serupa, Joel menekankan pentingnya peran semua pemain dan ofisial dalam memberikan contoh yang baik di lapangan.
"Sepak bola seharusnya membawa kebahagiaan, bukan kesedihan. Kami, baik tim Arema maupun Persebaya, harus berusaha menunjukkan perilaku terbaik di lapangan dan memberikan contoh positif kepada masyarakat," tambahnya.
Joel juga mengingatkan tentang pentingnya menjaga pertandingan ini tetap dalam koridor sportivitas, tanpa membiarkan emosi meluap ke luar batas yang dapat merugikan.
"Ini adalah pertandingan yang penting, namun tidak boleh melampaui batas hingga membawa dampak negatif di luar lapangan. Kami semua bertanggung jawab untuk memastikan bahwa tragedi tidak terjadi lagi," pungkasnya.
Baca Juga: Joel Cornelli: Kami Lebih Baik dari Persebaya dari Segi Organisasi Permainan
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Joel Cornelli: Kami Lebih Baik dari Persebaya dari Segi Organisasi Permainan
-
Joel Cornelli Waspadai Performa Puncak Persebaya: Kami Harus Hati-Hati
-
Derbi Jatim Spesial bagi Cornelli: Rivalitas Persebaya-Arema FC Terpanas
-
Arema FC vs Persita: Joel Cornelli Minta Aremania Penuhi Stadion Soepriadi
-
Modal Tumbangkan Madura United, Arema FC Targetkan Kalahkan Persita di Kandang
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- Adly Fairuz Nyamar Jadi Jenderal Ahmad, Tipu Korban Rp 3,6 Miliar dengan Janji Lolos Akpol
- Inara Rusli Lihat Bukti Video Syurnya dengan Insanul Fahmi: Burem, Gak Jelas
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah
-
Kronologi Yai Mim Jadi Tersangka Pornografi, Ini Penjelasan Polresta Malang Kota