SuaraMalang.id - Ketua DPRD Kota Malang, Amithya Ratnanggani Sirraduhita, menyarankan agar Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan sinkronisasi data pengangguran dengan hasil pendataan pemkot setempat.
Hal ini diusulkan karena data yang dikeluarkan BPS seringkali tidak mencerminkan kondisi nyata, terutama terkait jumlah pengangguran di kota tersebut.
Amithya, yang akrab disapa Mia, mengungkapkan bahwa pelaku industri kreatif yang bekerja dari rumah masih kerap terdata sebagai pengangguran. Padahal, mereka aktif berkontribusi dalam perekonomian.
“Data tersebut tidak memberikan gambaran yang akurat tentang kondisi ketenagakerjaan di Kota Malang,” jelas Mia setelah berkoordinasi dengan Dinas Tenaga Kerja, Penanaman Modal, dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Disnaker-PMPTSP).
Ia menekankan pentingnya data dari pemerintah kota sebagai fondasi kuat dalam mengukur ketenagakerjaan.
“Data dari pemerintah kota adalah fondasi yang kuat. Misalnya, dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) untuk rasio kelulusan, dan dari Disnaker untuk penempatan pekerjaan,” tambahnya.
Mia juga menyoroti aplikasi Pendataan Kesejahteraan Sosial Kota Malang (PDKTSam) sebagai sumber data yang dapat memperkuat sektor ketenagakerjaan.
Dengan fitur pencatatan by name dan by address, aplikasi ini diharapkan dapat memberikan data ketenagakerjaan yang lebih rinci dan akurat untuk Kota Malang.
Selain itu, Mia mendukung upaya Pemkot Malang dalam menekan angka pengangguran melalui penciptaan lapangan kerja baru dan kolaborasi dengan sektor swasta serta organisasi masyarakat.
Baca Juga: Sosok Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Ketua DPRD Kota Malang Periode 2024-2029
“Kolaborasi dengan berbagai stakeholder penting dalam menciptakan lapangan kerja yang mampu mengurangi tingkat pengangguran,” tuturnya.
Menurut data terakhir BPS pada Desember 2023, tingkat pengangguran terbuka (TPT) Kota Malang mencapai 6,80 persen, lebih tinggi dibandingkan TPT Jawa Timur dan nasional yang masing-masing berada pada angka 4,88 persen dan 5,32 persen
. Sementara itu, berdasarkan data Disporapar, Kota Malang memiliki sekitar 7.710 pelaku ekonomi kreatif pada akhir 2023, meski belum ada rincian persentase yang tercatat sebagai pengangguran dalam data BPS.
Amithya berharap sinkronisasi data ini dapat menciptakan gambaran yang lebih tepat tentang kondisi ketenagakerjaan Kota Malang, sekaligus mendukung upaya pengurangan angka pengangguran di kota tersebut.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Sosok Amithya Ratnanggani Sirraduhita, Ketua DPRD Kota Malang Periode 2024-2029
-
Jejak Sang Ibu: Amithya Siraduhita Siap Pimpin DPRD Kota Malang
-
Demo Memanas, Pagar Gedung DPRD Kota Malang Roboh
-
Daftar Nama Calon Anggota DPRD Kota Malang Terpilih Periode 2024-2029
-
Drama Politik di Dapil 5 Lowokwaru! Nasib Kursi DPRD di Ujung Tanduk
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Teror Pocong Begal Hantui Malang Raya: Polisi Beri Peringatan Keras
-
Tanpa Gedung Tapi Moncer: KDMP Senggreng Raup Omzet Puluhan Juta Modal di Teras Desa
-
Arema FC vs PSIM: Misi Singo Edan Segel Kemenangan Ketiga Beruntun
-
Jasad Bayi Ditemukan di Kantong Plastik di Tepi Jalan Malang, Polisi Buru Pelaku Lewat Rekaman CCTV
-
Alarm Bahaya dari Malang: Saat Anak-anak Mulai Mahir Menggasak Motor dan Membobol Rumah