SuaraMalang.id - Jika Anda sedang mencari destinasi wisata alam yang menenangkan dan jauh dari hiruk-pikuk perkotaan, Coban Pandawa di Dusun Wonorejo, Desa Sukodono, Kecamatan Dampit, Kabupaten Malang, bisa menjadi pilihan tepat.
Hanya berjarak sekitar dua jam perjalanan dari Kota Malang, air terjun yang asri ini menawarkan keindahan panorama alam yang masih alami dan menyejukkan.
Coban Pandawa dikenal sebagai hidden gem karena lokasinya yang tersembunyi di balik hutan dan perkebunan salak.
Tempat ini sangat cocok bagi wisatawan yang ingin mencari ketenangan sambil menikmati udara segar dan pemandangan alam yang memukau.
Baca Juga: Menyelam di Surga Tersembunyi: Keajaiban Bawah Laut Pulau Menjangan
Daya tarik utama Coban Pandawa adalah air terjunnya yang tetap mengalir jernih, bahkan saat musim kemarau. Terdapat tiga air terjun yang menghiasi kawasan ini, meskipun saat musim hujan, panorama alamnya terlihat semakin hijau dan memukau.
Namun, pengunjung perlu berhati-hati saat berjalan menuju coban karena jalurnya bisa menjadi licin.
Untuk mencapai Coban Pandawa, pengunjung bisa mengambil rute dari Kota Malang menuju ke arah selatan, melalui Kecamatan Kepanjen hingga ke Kecamatan Dampit.
Setibanya di Dampit, arahkan perjalanan menuju Pasar Dampit dan ikuti petunjuk jalan ke Dusun Wonorejo, Desa Sukodono.
Setelah tiba di pintu masuk Coban Pandawa, pengunjung perlu melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki selama sekitar 20 menit.
Baca Juga: Lebih dari Sekedar Instagramable! 5 Petualangan Seru di Poncokusumo
Sepanjang jalan, papan penunjuk arah akan membantu pengunjung menemukan lokasi coban dengan mudah.
Tiket masuk ke Coban Pandawa cukup terjangkau, yaitu sebesar Rp 2.000, dengan biaya parkir Rp 5.000 untuk kendaraan roda dua dan Rp 10.000 untuk kendaraan roda empat.
Meskipun kawasan ini menawarkan pemandangan alam yang luar biasa, fasilitas di sekitar coban masih minim. Oleh karena itu, disarankan pengunjung membawa bekal air minum dan makanan sendiri.
Nama Coban Pandawa** merujuk pada lima air terjun yang tersebar di area tersebut, mengingatkan pada Pandawa, tokoh ksatria dari kisah pewayangan Mahabharata. Air terjun yang tersembunyi ini memberikan suasana yang epik dan mistis, membuatnya semakin menarik untuk dikunjungi.
Dengan keindahan alam yang masih asri, Coban Pandawa menjadi salah satu destinasi wisata yang layak dijadikan tujuan akhir pekan bagi Anda yang ingin melarikan diri sejenak dari kesibukan kota.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Liburan Anti Bosan di Malang Skyland: Panduan Lengkap Harga Tiket dan Aktivitas
-
Hutan Pinus Darmacaang Ciamis, Rekreasi Pilihan Keluarga Akhir Pekan
-
Air Terjun Simempar, Wisata Alam Indah di Tengah Hutan Deli Serdang
-
10 Tempat Wisata Murah di Jepara dengan Tiket Masuk di Bawah Rp10 Ribu
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Menghitung Ranking FIFA Timnas Indonesia Jika Menang, Imbang, atau Kalah Melawan China
Pilihan
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno