SuaraMalang.id - Pasangan calon nomor urut 3 dalam Pilkada Kota Batu 2024, Krisdayanti (KD) dan Kresna Dewanata Phrosakh (Dewa), memperkenalkan program unggulan mereka yang bertujuan membawa pariwisata Kota Batu ke level internasional melalui gagasan 'World Class Tourism City'.
Paslon KD-Dewa optimistis bahwa Kota Batu memiliki potensi untuk menjadi destinasi wisata dunia yang semakin dilirik wisatawan mancanegara.
Menurut Kresna Dewanata Phrosakh, yang akrab disapa Dewa, Kota Batu selama ini telah mengalami perkembangan pesat dalam industri pariwisatanya, dengan peningkatan jumlah wisatawan yang signifikan.
Oleh karena itu, KD-Dewa yakin bahwa pariwisata Kota Batu dapat terus berkembang menjadi tujuan wisata kelas dunia.
Baca Juga: Warga Klojen Tegaskan Etikabilitas Jadi Kunci, Dukung Penuh Wahyu-Ali di Pilkada
"Melihat dari kepadatan wisatawan selama momen liburan terakhir, potensi ini semakin besar. Kita perlu memperkuat promosi dan meningkatkan kualitas destinasi," jelas Dewa, Kamis (17/10/2024).
Dewa menekankan pentingnya pelayanan yang berkualitas sebagai kunci untuk menarik wisatawan kembali berkunjung ke Kota Batu.
"Pelayanan yang baik sangat penting. Masyarakat Kota Batu harus ramah dan menyambut para wisatawan dengan baik, sehingga wisatawan puas dan ingin kembali lagi," tambahnya.
Berbekal pengalamannya di Komisi 10 DPR RI periode 2014-2019, yang bermitra dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dewa melihat potensi besar Kota Batu untuk naik kelas dalam industri pariwisata.
Ia membandingkannya dengan destinasi wisata seperti Bogor, yang meskipun sering macet, tetap ramai karena wisatawan merasa puas dengan destinasi tersebut.
Baca Juga: Belanja Masalah, Strategi Jitu Abadi Jelang Debat Pilkada Kota Malang
Untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang, Dewa juga mencanangkan pembangunan akses baru yang dapat menguraikan kemacetan menuju Kota Batu.
Menurutnya, hal ini membutuhkan sinergi antara pemerintah daerah di wilayah Malang Raya.
"Pemerintah Malang Raya, baik Kota Malang, Kabupaten Malang, maupun Kota Batu, harus bersinergi. Wisatawan bisa mendarat di Kabupaten Malang, berbelanja di Kota Malang, dan berwisata di Kota Batu," ujar Dewa.
Dengan strategi yang tepat, Paslon KD-Dewa berharap bisa membawa perubahan besar bagi pariwisata Kota Batu, menjadikannya destinasi wisata kelas dunia yang semakin diminati oleh wisatawan lokal maupun mancanegara.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
12 Tewas dan Ratusan Terluka: Polisi Tuding Bentrok Pilkada di Pucak Jaya Ditunggangi OPM
-
Bentrokan Buntut Pilkada Puncak Jaya Kembali Pecah: 59 Terluka, Diduga Ada Keterlibatan KKB
-
Krisdayanti Pamer Idul Fitri di Singapura, Warganet Salfok Amora : Kayak Princess
-
Jatuh Bangun Nasib Ridwan Kamil: Gagal di Jakarta, Kini Terseret Isu Korupsi dan Perselingkuhan
-
Anang Ultah ke-56: Kejutan Manis dari Kris Dayanti dan Raul Lemos Bikin Haru
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Warga Senang, Desa Wunut Bagikan THR dan Hadirkan Program Perlindungan Sosial
-
Habbie, UMKM Telon Aromatik Terbaik Siap Ekspansi Pasar Global Bersama BRI
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi