SuaraMalang.id - Aksi berbahaya seorang pengemudi mobil Toyota Avanza berwarna hitam dengan nomor polisi N-1296-GQ, yang melawan arus di Jalan Veteran, Kecamatan Klojen, Kota Malang, berakhir di kantor polisi.
Insiden yang terjadi pada Senin, 15 Juli 2024, sekitar pukul 16.57 WIB ini sempat menjadi viral di media sosial karena perilakunya yang membahayakan pengguna jalan lain.
Kompol Aristianto Budi Sutrisno, Kasat Lantas Polresta Malang Kota, membeberkan kronologi kejadian tersebut dalam konferensi pers.
“Pelaku, seorang pria berinisial TJ (29) dari Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang, terlibat dalam aksi melawan arus yang tidak hanya membahayakan tapi juga mengakibatkan kecelakaan,” ungkapnya.
Setelah melawan arus di Jalan Veteran, TJ yang mengemudikan Avanza tersebut melanjutkan perjalanannya dengan kecepatan tinggi, melewati Jalan Bandung dan berbelok ke Jalan Besar Ijen.
Di depan Simpang Balapan, ia menabrak Toyota Calya yang dikemudikan oleh MS (32), juga warga Kabupaten Malang.
“Tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun terdapat kerugian materi. Bemper depan Toyota Calya penyok, sedangkan Avanza mengalami pecah kaca depan dan lecet pada bodi samping kiri,” jelas Kompol Aristianto.
Pihak kepolisian, dibantu Sat Samapta Polresta Malang Kota, segera menangani situasi tersebut dan mengamankan TJ di lokasi kejadian.
“Saat ini, TJ sedang diperiksa oleh Satreskrim Polresta Malang Kota. Beliau tidak terindikasi mabuk saat kejadian, namun akan tetap menjalani proses hukum lebih lanjut terkait pelanggaran lalu lintas,” imbuhnya.
Baca Juga: Jelang Deadline, Wahyu Hidayat Ungkap Sudah Konsultasi Pengunduran Diri Demi Pilkada
Kompol Aristianto menegaskan bahwa tindakan TJ tidak dapat ditoleransi dan merupakan pelanggaran serius terhadap aturan lalu lintas.
TJ akan dihadapkan pada prosedur penilangan dan kemungkinan sanksi lainnya karena perbuatannya yang mengancam keselamatan umum.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi semua pengguna jalan untuk mematuhi aturan lalu lintas guna mencegah kecelakaan dan menjaga keselamatan bersama.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Jelang Deadline, Wahyu Hidayat Ungkap Sudah Konsultasi Pengunduran Diri Demi Pilkada
-
ABG Gagal Kuliah di Malang Gara-gara Pakai AI Edit Foto Teman Jadi Telanjang
-
Mundur Buat Ikut Pilkada? Pj Wali Kota Malang Wahyu Hidayat Istikharah hingga Besok
-
NasDem-PKS Mesra di Malang, Sinyal Koalisi Pilkada 2024?
-
Gadis Katolik Ini Kejar Mimpi Farmasi di Universitas Islam Negeri Malang
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Gunung Semeru Membara: Nasib 170 Pendaki di Ranu Kumbolo Akhirnya Terjawab
-
Koperasi Awards 2026: BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka, Dukung Ekonomi Kerakyatan
-
Semeru Membara: Jalur Pendakian Ditutup Total, Pendaki Dievakuasi!
-
BRI Gelar Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara, UMKM Lokal Ikut Tumbuh
-
Wajah Baru Stasiun Malang 2026: Tak Lagi Sekadar Transit, Bakal Jadi Surga UMKM