SuaraMalang.id - Partai Solidaritas Indonesia (PSI), di bawah kepemimpinan Kaesang Pangarep, anak bungsu Presiden Joko Widodo, menghadapi ketidakpastian dalam lolos ke Senayan berdasarkan hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk Pemilu Legislatif 2024.
Meskipun Kaesang optimis dengan klaim survei internal yang menunjukkan PSI meraih 6 persen suara, data sementara dari KPU menunjukkan angka yang jauh lebih rendah.
Berdasarkan real count KPU per Jumat (16/2/2024) pukul 14.32 WIB, dengan 137.639 TPS atau 16,72 persen dari total 823.236 TPS telah selesai melakukan penghitungan, PSI hanya meraih 836.872 suara atau 2,67 persen, jauh dari klaim survei internal tersebut.
Angka ini membuat PSI terancam tidak lolos ke parlemen, mengingat ketentuan ambang batas perolehan suara minimum adalah empat persen dari total suara sah nasional.
Sementara itu, PPP, saingan terdekat PSI, sudah berada dalam posisi lebih aman dengan perolehan 1.338.750 suara atau 4,28 persen, menunjukkan peluang yang lebih besar untuk lolos ke Senayan.
Kaesang Pangarep sebelumnya menyatakan keyakinannya bahwa banyak pemilih loyalis Presiden Jokowi beralih ke PSI, serta adanya pemilih dari partai lain yang juga memilih PSI.
Dengan situasi saat ini, PSI perlu bekerja keras untuk meningkatkan perolehan suaranya agar bisa memenuhi ambang batas dan mendapatkan kursi di DPR RI.
Situasi ini juga menegaskan betapa dinamisnya peta politik dalam pemilu ini dan pentingnya setiap suara dalam menentukan komposisi kekuatan politik di parlemen.
Untuk partai politik yang tidak memenuhi ambang batas perolehan suara minimal empat persen, mereka tidak akan disertakan dalam penghitungan perolehan kursi DPR di setiap daerah pemilihan atau dapil, sesuai dengan UU Pemilu.
Hasil akhir real count KPU masih dinantikan untuk mengetahui apakah PSI dapat memperbaiki posisinya dan lolos ke parlemen, atau harus menghadapi realitas sebagai partai non-parlemen di periode berikutnya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Kaesang Pangarep Ucapkan Selamat kepada Prabowo-Gibran atas Kemenangan Versi Quick Count Pilpres 2024
-
Update Real Count KPU Jumat Malam: Prabowo-Gibran 57 Persen, Ganjar-Mahfud Belum Bisa 20 Persen
-
Real Count Pilpres 2024, Prabowo-Gibran Makin Tak Terkejar di Kota Batu
-
Real Count Kabupaten Malang, Duo Gemoy Terus Dominasi
-
Survei: Sudah Dipegang Kaesang, PSI Masih Jadi 'Partai Satu Koma', Belum Bisa Tembus Senayan
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Motor Gigi Tanpa Kopling: Praktis, Irit, dan Tetap Bertenaga
- 5 Rekomendasi HP Layar Lengkung Murah 2026 dengan Desain Premium
- 5 Lipstik Ringan dan Tahan Lama untuk Usia 55 Tahun, Warna Natural Anti Menor
- Kenapa Angin Kencang Hari Ini Melanda Sejumlah Wilayah Indonesia? Simak Penjelasan BMKG
- Lula Lahfah Pacar Reza Arap Meninggal Dunia
Pilihan
-
ESDM: Harga Timah Dunia Melejit ke US$ 51.000 Gara-Gara Keran Selundupan Ditutup
-
300 Perusahaan Batu Bara Belum Kantongi Izin RKAB 2026
-
Harga Emas Bisa Tembus Rp168 Juta
-
Fit and Proper Test BI: Solikin M Juhro Ungkap Alasan Kredit Loyo Meski Purbaya Banjiri Likuiditas
-
Dompet Kelas Menengah Makin Memprihatinkan, Mengapa Kondisi Ekonomi Tak Seindah yang Diucapkan?
Terkini
-
Peran Strategis UMKM Disorot Dirut BRI dalam Forum Keuangan Global WEF Davos
-
CEK FAKTA: China Resmi Tutup Pintu Wisatawan Israel, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Purbaya Hapus Dana Desa dan Diganti Subsidi Listrik hingga Sembako, Benarkah?
-
Lewat Klasterku Hidupku, BRI Bangun Ekosistem UMKM Berdaya Saing dan Inklusif
-
CEK FAKTA: Menkeu Purbaya Audit Kekayaan Luhut, Benarkah?