SuaraMalang.id - Kawasan Ranu Regulo yang ada di Desa Ranu Pani, Kecamatan Senduro, Kabupaten Lumajang ditutup sementara dari wisatawan.
Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) memutuskan untuk menutup sementara kawasan camping ground Ranu Regulo.
Kepala Bagian Tata Usaha Balai Besar TNBTS, Septi Eka Wardhani disadur dari Antara mengatakan, penutupan kawasan Rabu Regolo terkait kondisi cuaca.
Pihanya mengungkapkan, penutupan dilakukan mulai 5 Februari 2024 hingga batas waktu yang belum ditentukan.
Ranu Regulo merupakan danau yang berada di lereng Gunung Semeru. Danau ini berada di ketinggian 2100 meter di atas permukaan laut (mdpl). Luas dari danau Ranu Regulo kurang dari satu hektar.
Ranu Regulo dikelilingi pebukitan dan pepohonan hijau sehingga tampak cantik pada saat matahari terbit.
Suhu rata-rata yaitu sekitar 10 derajat Celsius dan bisa turun hingga minus 4 derajat Celsius saat dini hari.
Gunung Semeru Erupsi
Gunung Semeru kembali erupsi pada Jumat (2/1/2024). Gunung dengan tinggi 3676 mdpl itu melontarkan abu vulkanik setinggi lebih kurang 600 meter di atas puncak gunung api tertinggi di Pulau Jawa tersebut.
Baca Juga: Gunung Semeru 16 Kali Meletus, Keluarkan Guguran Lava
"Erupsi terjadi pukul 05.59 WIB. Abu vulkanik berwarna putih dengan intensitas sedang mengarah ke utara," kata Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Liswanto.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Wali Kota Malang Geram Limbah Medis Kedaluwarsa Dibuang Sembarangan
-
Cara Pemkot Malang Menyisir Penyakit di Balik Daging Kurban 2026
-
500 Ton Sampah Warga Kota Malang Bakal Jadi Sumber Energi Baru
-
Menanti Wajah Baru Kampung Nelayan Merah Putih di Kedungsalam
-
Libur Panjang Tiba: Puluhan Ribu Pelancong Serbu Stasiun Malang