SuaraMalang.id - Peristiwa menyedihkan kembali melanda kota Malang, hanya tiga hari setelah insiden bunuh diri keluarga di Pakis.
Kali ini, tragedi menimpa Universitas Brawijaya, di mana seorang mahasiswi ditemukan tak bernyawa di lantai 4 gedung Fakultas Ilmu Komputer (Filkom) pada Kamis, 14 Desember siang.
Terdapat dugaan bahwa mahasiswi tersebut mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 12 gedung Filkom.
Kehebohan ini bermula ketika mahasiswa dan warga sekitar Filkom Unbraw mendengar suara keras benda jatuh dari lantai 4 gedung, pada Kamis siang.
Seorang mahasiswa Unbraw yang memilih untuk tidak disebutkan namanya menyatakan bahwa suara tersebut pertama kali terdengar sekitar pukul 10.30 WIB.
"Saya sedang ujian di lantai 3 saat itu, lalu terdengar suara keras dari lantai 4," ujarnya.
Mahasiswa tersebut kemudian mengetahui dari media sosial dan teman kuliahnya bahwa korban adalah seorang mahasiswi.
Informasi awal yang diperoleh menyebutkan bahwa mahasiswi itu jatuh dari lantai 12, di mana terdapat auditorium dan tidak ada ruang kelas.
Menurut sumber, lantai tersebut seharusnya sepi karena semua mahasiswa sedang mengikuti ujian.
Baca Juga: Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 12 Gedung Fakultas Ilmu Komputer Unbraw
Korban, yang dikabarkan merupakan mahasiswa baru, dinyatakan meninggal dunia akibat kejadian tersebut.
Tim dari Polsekta Lowokwaru dan INAFIS Polresta Malang Kota sedang melakukan olah TKP dan berupaya mengevakuasi jenazah.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Universitas Brawijaya mengenai insiden ini.
Sebagai catatan penting, berita ini tidak bertujuan menginspirasi tindakan serupa. Kami menghimbau pembaca yang merasakan gejala depresi atau pemikiran bunuh diri untuk segera berkonsultasi dengan psikolog, psikiater, atau klinik kesehatan mental terdekat.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Mahasiswi Tewas Jatuh dari Lantai 12 Gedung Fakultas Ilmu Komputer Unbraw
-
Guru dan Anak Istrinya Bunuh Diri karena Tak Mampu Bayar Utang
-
Tragedi Keluarga di Pakis: Satu Anak Selamat Akan Dirawat oleh Kakek Neneknya
-
Polisi Beberkan Fakta Sekeluarga Diduga Bunuh Diri di Malang, Teka-teki Mulai Terungkap
-
Sekeluarga di Pakis Tewas, Satu Anak Kembar Selamat Teriak Minta Tolong
Terpopuler
- Jalan Putri Hijau/Yos Sudarso Medan Ditutup 31 Januari hingga 6 Februari, Arus Lalin Dialihkan
- Reshuffle Kabinet: Sugiono Jadi Menko PMK Gantikan 'Orang Jokowi', Keponakan Prabowo Jadi Menlu?
- 4 Cushion Wardah untuk Tutupi Kerutan Lansia Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Mobil Bekas Rp30 Jutaan yang Cocok untuk Guru Honorer: Solusi Ekonomis untuk Mobilitas Sehari-hari
- Ketua KPK Jawab Peluang Panggil Jokowi dalam Kasus Korupsi Kuota Haji
Pilihan
-
Pasar Modal Bergejolak, OJK Imbau Investor Rasional di Tengah Mundurnya Dirut BEI
-
5 HP Memori 128 GB di Bawah Rp2 Juta Terbaik Awal 2026: Kapasitas Lega, Harga Ramah di Kantong!
-
5 HP Murah Mirip iPhone Terbaru: Gaya Mewah Boba 3 Mulai Rp900 Ribuan!
-
Rupiah Melemah ke Rp16.786, Tertekan Sentimen Negatif Pasar Saham
-
Jokowi Angkat Bicara Soal Dugaan Korupsi Mantan Menag Yaqut: Saya Tidak Pernah Perintahkan Korupsi!
Terkini
-
BRI Dorong Transformasi Perbankan Lewat Human Capital BFLP Specialist 2026
-
3 Kali Erupsi Gunung Semeru Hari Ini, Kolom Abu Capai 1 Kilometer
-
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Letusan 700 Meter Warnai Pagi Malang dan Lumajang
-
CEK FAKTA: Dito Ariotedjo Sebut Jokowi Terima Rp 2 Triliun dari Gus Yaqut, Benarkah?
-
BRI Ungkap Prospek Fintech Indonesia di Hadapan Investor Global