SuaraMalang.id - Warga Malang dihebohkan dengan pemasangan stiker bendera Israel yang ditempelkan di beberapa ruas jalan raya. Dari informasi yang dihimpun stiker itu dipasang di sejumlah titik, seperti di pertigaan Sulfat, Jalan Kahuripan, dan Traffic Light Sabilillah.
Dalam video yang dibagikan oleh akun Instagram @malangraya_info, terlihat stiker bendera Israel berukuran cukup besar ditempel di aspal.
Saking begitu besarnya, sampai terlihat hampir memenuhi separuh jalan. Tampak juga gambar tersebut bekas pijakan kaki di stiker itu.
Diduga, penempelan stiker bendera Israel tersebut sebagai bentuk protes terkait konflik yang terjadi di Gaza, Palestina.
Baca Juga: ASN dan Ratusan Warga Bukittinggi Doakan Rakyat Palestina: Kami Mengutuk Segala Kejahatan Perang!
Belum diketahui siapa pihak yang menempelkan stiker bendera Israel tersebut.
Namun, penempelan stiker itu dinilai membahayakan pengguna jalan. Pasalnya, hal itu bisa membuat pengendara terjatuh.
Unggahan itu pun sukses menyita beragam komentar dari warganet.
"Terlepas kalian tidak suka. Tapi jangan pasang pas di persimpangan. Itu kalau motor belok dan miring pasti jatuh karena licin. Jangan sampai kalian tidak suka sama mereka tapi melukai kawan sendiri. Dipikir lagi," ujar 3_dodi***.
"Ngapain ngurusin negara lain. Urusi pemilu aja tahun depan," kata rudy***.
Baca Juga: Hamas Dapatkan Sumber Dana dari Transaksi Kripto Hingga Bantuan Berbagai Pihak
"Gitu itu biar apa? Malah bikin perkara nanti. Yang masang orang satu dua yang kena imbasnya orang se-Indonesia bisa-bisa," kata angel***.
"Mungkin itu maksudnya bendera israel ditaruh di jalan biar diinjak-injak," komen amree***.
"Gak usah masang-masang, bikin bahaya orang lain aja, udah diam-diam berangkat ke gaza sana lho," kata ady***.
"Jangan kotori malang yang damai ini dengan politik kotor kayak gini, bikin rusuh kota malang aja," komen the***.
Kontributor : Fisca Tanjung
Berita Terkait
-
Picu 'Bencana' di Malang, Ini Aturan Penerbangan Balon Udara dan Sanksi Bagi yang Melanggar
-
Gaza Terancam Terbelah: Netanyahu Umumkan Rencana Koridor Militer Kontroversial
-
7 Tempat Wisata di Malang, Liburan Seru Sambil Menikmati Udara Sejuk
-
Gaza: Ladang Ranjau Tak Terlihat, Anak-Anak Jadi Korban Utama Setelah Gencatan Senjata
-
Pihak Academy Minta Maaf atas Respons Serangan Israel terhadap Hamdan Ballal
Terpopuler
- Kode Redeem FF 2 April 2025: SG2 Gurun Pasir Menantimu, Jangan Sampai Kehabisan
- Ruben Onsu Pamer Lebaran Bareng Keluarga Baru usai Mualaf, Siapa Mereka?
- Aib Sepak Bola China: Pemerintah Intervensi hingga Korupsi, Timnas Indonesia Bisa Menang
- Rizky Ridho Pilih 4 Klub Liga Eropa, Mana yang Cocok?
- Suzuki Smash 2025, Legenda Bangkit, Desain Makin Apik
Pilihan
-
Dear Timnas Indonesia U-17! Awas Korsel Punya Dendam 23 Tahun
-
Piala Asia U-17: Timnas Indonesia U-17 Dilumat Korsel Tanpa Ampun
-
Media Korsel: Hai Timnas Indonesia U-17, Kami Pernah Bantai Kalian 9-0
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
Terkini
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan