SuaraMalang.id - Ahmad Dhani, pentolan band legendaris Dewa 19, sempat disorot tajam publik karena diduga pernah melakukan kekerasan dalam rumah tangga alias KDRT terhadap Maia Estianty saat keduanya masih mengaruhi biduk rumah tangga.
Namun, Ahmad Dhani sudah membantah pernah melakukan tindakan kekerasan dalam rumah tangga atau KDRT terhadap mantan istrinya, Maia Estianty.
Sebaliknya, Ayah Al Ghazali, El Rumi, dan Dul Jaelani tersebut justru mengungkapkan dirinya lah yang sering menjadi korban kekerasan dari Maia.
Menurut Ahmad Dhani, tuduhan yang dilontarkan oleh Maia hanyalah upaya untuk menjatuhkan reputasinya. Ia membantah laporan KDRT yang diajukan oleh Maia dan menyatakan bahwa ia lah yang sering mendapatkan perlakuan keras dari Maia.
Baca Juga: KPK Periksa Suami Maia Estianty Irwan Mussry Hari Ini, Kasus Apa?
"Kalau saya yang digampar, ditonjok, sering. Jadi ini hanya mencari masalah saja. Saya tidak mengerti kenapa," ujar Ahmad Dhani dalam wawancara dengan Deddy Corbuzier yang diunggah pada Desember 2015 lalu di kanal YouTube mnc play, dikutip kembali hari Rabu (20/9/2023).
Ahmad Dhani juga menggali lebih dalam mengenai salah satu kejadian yang menjadi puncak dari laporan KDRT tersebut. Ia menceritakan bagaimana pada suatu malam, Maia pulang dengan keadaan "high" dan mengajak beradu argumen dengannya di rumah sementara anak-anak mereka sedang tidur.
"Saya tutup pintunya supaya dia tidak masuk. Dia ngotot ingin masuk, surung-surungan, lalu tangan dia kena kejepit atau apa, saya tidak tahu," lanjut Dhani, menambahkan bahwa kejadian itu akhirnya berujung pada pemeriksaan medis Maia yang divisum oleh pihak berwenang.
Meskipun kasus ini akhirnya dihentikan oleh kepolisian karena tidak ditemukan bukti yang kuat, namun citra Ahmad Dhani telah tercoreng di mata publik.
Ia mengkritik media yang telah memposisikannya sebagai pelaku KDRT tanpa mempertimbangkan klarifikasi yang ia sampaikan melalui konferensi pers.
Baca Juga: Ahmad Dhani Geram Maia Estianty Pernah Sebut Dewa 19 Kalah Saing Band Radja: Langsung Gue Ceraikan
"Setelah polisi memberhentikan perkara ini karena tidak ada bukti, infotainment hanya diam saja. Tapi di masyarakat, saya tetap dicap sebagai pelaku KDRT," ungkap suami dari Mulan Jameela ini.
Dengan kasus ini telah resmi dihentikan oleh kepolisian dan tidak adanya bukti yang mendukung tuduhan tersebut, Ahmad Dhani berharap masyarakat dapat melihat kembali dan mempertimbangkan kembali narasi yang telah dibangun selama ini. Ia berharap bisa membersihkan nama baiknya dan mengembalikan kepercayaan publik terhadap dirinya.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Tissa Biani Capek Jadi Norma, Ungkap Beban Emosional Perankan Kisah Pengkhianatan Mertua-Menantu
-
Cemburu Buta! Pria di Blitar Bacok Mantan Istri dan Ibu Mertua!
-
Luna Maya Dilamar Maxime Bouttier, Komentar Prilly Latuconsina Tuai Sorotan
-
Maia Estianty Minta Maaf Rayakan Lebaran Tanpa Irwan Mussry
-
Adu Gaya Alyssa Daguise dan Syifa Hadju Pakai Dress Hijau di Hari Raya Idul Fitri
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno