SuaraMalang.id - Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, baru-baru ini meminta agar perdebatan panas terkait isu pemain naturalisasi di Timnas Indonesia segera diakhiri. Dia mengajak masyarakat untuk lebih terbuka terhadap program naturalisasi yang tengah dijalankan oleh PSSI.
Program naturalisasi ini, sebagaimana diungkapkan Thohir, bertujuan untuk memperkuat skuad Timnas Indonesia.
Menurutnya, pemain-pemain yang telah dinaturalisasi memiliki hak yang sama untuk membela Skuad Garuda, terlebih kebanyakan dari mereka memiliki darah atau keturunan Indonesia.
"Saya rasa kalau sebagai bangsa, kita harus terbuka," ucap Thohir, seraya menambahkan bahwa olahraga, termasuk sepak bola, kini sudah menjadi hal yang global.
Lebih jauh, dia menyatakan bahwa siapapun yang ingin membela Timnas Indonesia, asalkan bukan untuk kepentingan pribadi atau kelompok, harus dihargai.
Pernyataan Thohir ini datang ditengah sorotan yang ditujukan kepada PSSI yang dinilai terlalu gencar menaturalisasi pemain, sebuah langkah yang dikhawatirkan menghambat perkembangan talenta-talenta muda berbakat Indonesia.
Meski begitu, Thohir menegaskan bahwa program naturalisasi bukanlah fokus utama PSSI. Dia mengungkapkan bahwa PSSI berupaya menjalankan program naturalisasi dan pembinaan pemain secara bersamaan.
"Kami tidak pernah berbicara program naturalisasi atau pembinaan harus dipilih salah satunya. Keduanya mesti kami lakukan," jelas Thohir.
Dia juga mengungkapkan bahwa naturalisasi seharusnya dianggap sebagai sebuah kebanggaan tersendiri, sebab ini menunjukkan bahwa ada pemain keturunan Indonesia di luar negeri yang ingin mengabdi untuk negeri ini.
Sementara itu, dilaporkan bahwa PSSI sedang menyiapkan naturalisasi untuk pemain asal Belanda, Jay Idzes.
Menurut sumber, Jay Idzes telah bertemu dengan Erick Thohir pada tanggal 6 September 2023 untuk membahas proses naturalisasi ini. Diharapkan, pemain tersebut bisa segera bergabung dengan skuad Timnas Indonesia dan berlaga di Piala Asia 2024.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Adam Alis Percaya Sepak Bola Indonesia Akan Bersinar di Bawah Shin Tae-yong, Mungkinkah Menuju Piala Dunia?
-
Debut Menggebrak Sandy Walsh di Timnas Indonesia: Nyanyian Indonesia Raya yang Menggetarkan
-
'Kami Ingin Membuat Sejarah, Menjadi Legenda Hidup!', Sandy Walsh Yakin Indonesia ke Piala Dunia
-
Ramadhan Sananta Batal Gabung Timnas Indonesia U-24 di Asian Games 2022
-
Harimau Malaya Ketar-Ketir! Timnas Indonesia Telah Bangkit dan Siap Gusur Posisi Malaysia di Ranking FIFA
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi