SuaraMalang.id - Polresta Malang Kota menangkap tiga pemuda sindikat perdagangan bayi. Ketiganya yang diamankan, yakni ES (19), MF (19), dan AL (21).
Plt Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, Kompol Danang Yudanto mengatakan ketiga tersangka ini berperan sebagai perantara. Para pelaku ini menawarkan bayi melalui media sosial dengan nama 'ADOPSI BAYI BARU LAHIR' dan grup WhatsApp ‘Grup adopter dan bumil Amanah’.
“Para pelaku menawarkan bayi untuk diadopsi dengan tarif Rp8 juta hingga Rp18 juta. Perdagangan bayi ini akhirnya terungkap ketika pelapor bertemu dengan salah satu tersangka di Lowokwaru Kota Malang pada 5 September 2023,” ujar Danang dikutip dari Beritajatim.com--jaringan Suara.com, Jumat (15/9/2023).
Berdasarkan keterangan tersangka, bayi-bayi tersebut didapatkan dari Sukoharjo, Jawa Tengah. Mereka mendapatkan bayi itu melalui perantara.
"Perantara akan mengambil bayi dari orang tua dan memberikan uang kepada orang tua bayi tersebut,” katanya.
Pihaknya telah mengamankan pakaian bayi, buku kesehatan ibu dan anak (KIA), beberapa handphone dengan berbagai merek, dan uang tunai sebesar Rp6,5 juta sebagai barang bukti.
Polisi juga mengamankan bayi yang saat ini berada di rumah sakit di Kota Malang untuk mendapatkan perawatan dan pendampingan.
Para pelaku ini dijerat Pasal 83 UU RI No. 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak dan Pasal 2 UU No. 21 Tahun 2007 tentang Tindak Pidana Perdagangan Orang. Ancaman hukuman yang dihadapi adalah penjara minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun.
“Kami mengimbau kepada masyarakat agar lebih waspada dengan adanya praktik-praktik ilegal terkait pengadopsian anak dan selalu memastikan legalitas proses adopsi melalui dinsos sesuai dengan ketentuan yang berlaku,” tandasnya.
Baca Juga: 8 Mixue Terdekat Malang, Lengkap dengan Alamat dan Jam Buka
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
Datang Sendiri ke Kantor Polisi, Pengasuh Ponpes di Malang Resmi Tersangka Pelecehan
-
Gus Thuba Pimpin Penyegelan 3 Ponpes di Malang Usai Skandal 20 Tahun Terkuak
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM