Chandra Iswinarno
Selasa, 08 Agustus 2023 | 15:06 WIB
Ashanty ditemui di Kuningan, Jakarta Selatan pada Rabu (15/2/2023) [Suara.com/Rena Pangesti].

SuaraMalang.id - Ashanty, istri musisi terkenal Anang Hermansyah, baru-baru ini membuat pengakuan mengejutkan yang menggugah hati banyak orang.

Dalam wawancara eksklusif dengan Denny Sumargo di podcastnya, Ashanty mengungkapkan bahwa ia nyaris menjadi korban pelecehan oleh orang terdekatnya.

Bermula dari cerita masa kecilnya, Ashanty bercerita tentang bagaimana perpisahan kedua orang tuanya telah membuat hidupnya yang semula berkecukupan berubah drastis.

Dari tidur di kasur miring hingga menjual AC di rumahnya, Ashanty menggambarkan perjuangan yang dialaminya bersama ibunya.

"Gue tuh hidup cuma sama nyokap benar-benar struggle berdua, dari yang semula punya jadi enggak punya. Semua tuh hilang dari gue. Di rumah semua dijualin. Nyokap masak, gue jualin ke sekolah," kenang Ashanty.

Namun, tak hanya itu, Ashanty juga mengungkapkan bahwa perubahan status sosialnya membuatnya mengalami perundungan dari teman-temannya.

Lebih menyakitkan lagi, ia pernah mengalami upaya pelecehan oleh orang terdekatnya saat berada di bangku SMP.

"Masa kecil gue banyak hal yang sempat ada disakiti, hampir dilecehin sama orang terdekat gue. Karena guenya seorang anak kecil yang kuat ya, jadi kalau mau diapa-apain sama nih orang, gue langsung kebangun. Itu SMP ya. Itu sesuatu yang gue enggak pernah ceritakan," ungkapnya dengan mata berkaca-kaca.

Kisah ini membawa banyak emosi bagi Ashanty, yang sampai hari ini masih merasa terpukul oleh kenangannya itu. Namun, ia juga merasa bersyukur karena orang tersebut kini sudah tidak ada lagi.

Baca Juga: Soal Kedatangan Azriel Hermansyah ke Kantor Polisi, Begini Kata Anang Hermansyah

Pengakuan Ashanty ini telah membangkitkan simpati dari penggemarnya dan membuka diskusi tentang pentingnya dukungan dan kesadaran akan isu-isu seperti perundungan dan pelecehan.

Kisah ini juga mengingatkan kita semua bahwa terkadang, orang yang tampak kuat dan sukses pun memiliki luka dan perjuangan yang mendalam di masa lalu mereka.

Kontributor : Elizabeth Yati

Load More