SuaraMalang.id - Warga Hindu Tengger digegerkan dengan hilangnya Patung Ganesha yang berada di bibir kawah Gunung Bromo tepatnya di Dusun Cemoro Lawang, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo.
Patung yang dibikin pada tahun 2015 tersebut biasanya dibuat tempat sesaji tersebut diketahui hilang misterius dari tempatnya sejak Rabu (17/5/2023).
"Biasanya dibuat tempat sesaji saat ritual umat Hindu Tengger Bromo. Tiba-tiba sudah ditemukan hilang atau sudah tidak ada ditempat oleh warga Tengger,” kata warga Tengger Sabila seperti dikutip Times Indonesia-jaringan Suara.com pada Kamis (18/5/2023).
Saat ini Tokoh Adat Suku Tengger bersama polisi dan pengelola wisata di Gunung Bromo, yakni Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS) masih melakukan penyelidikan untuk mencari keberadaan patung Ganesha.
Sementara itu, Kades Ngadisari Sunaryono mengemukakan, juga mendapat laporan dari warga mengenai hilangnya Patung Ganesha tersebut.
Ia mendapatkan kabar, jika Patung Ganesha yang dibuat tempat sesaji warga saat ritual ke kawah Gunung Bromo sudah tidak ada di tempat.
Mengetahui hal tersebut, ia bersama sejumlah pihak terkait bakal melakukan pencarian.
"Patung Ganesha di bibir kawah hilang dari tempatnya, dan itu bukan patung kuno, melainkan buatan sendiri dari bahan cor sekitar tahun 2015. Kita bersama semua pihak masih akan melakukan pencarian, dan melihat rekaman CCTV," kata Sunaryono, kepada wartawan.
Meski begitu, ia meminta warga tidak terpancing dengan kabar-kabar yang beredar dan belum tentu kebenarannya.
Baca Juga: Pemukiman Warga Suku Tengger Diterjang Banjir Bandang, 11 Rumah Dan Satu Pura Rusak
"Soalnya sebelum hilang, pada pagi harinya ada turis asing terakhir naik ke kawah. Mohon warga Tengger tidak terpancing, karena bukan patung yang mempunyai nilai sejarah. Perkembangan akan kami beri tahu nanti," ungkap Sunaryono.
Hingga kini, anggota Polsek Sukapura, pihak TNBTS, dan warga Tengger Gunung Bromo di Kabupaten Probolinggo, melakukan pencarian hilangnya patung Ganesha tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang