Ia mengakui, berbagai upaya mengatasi persoalan banjir di Kota Malang masih terus dilakukan. Salah satunya dengan cara pengerukan sungai melalui GASS (Gerakan Angkat Sampah dan Sedimen) hingga pematangan Masterplan Drainase.
"GASS setiap hari kita lakukan secara berkala ya. Mobilisasi di titik-titik rawan banjir Kota Malang. Peningkatan drainase fungsi. Sekarang sudah ada Masterplan Drainase untuk kedepan," katanya.
Selama kegiatan pengerukan, DPUPRPKP Kota Malang kerap menemukan banyak sampah menumpuk hingga sulit terangkat.
"Banyak lah temuan dari teman-teman. Sampai sampah itu sulit ditarik," katanya.
Sementara, untuk di kawasan Kedawung, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang, pelaksanaan pengerukan juga dilakukan berkala.
"Kalau terjadi pendangkalan, karena dimensi ya kita lakukan (pengerukan)," tuturnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Hakim di PN Depok Tertangkap Tangan KPK, Diduga Terlibat Suap Ratusan Juta!
-
Eks Asisten Pelatih Timnas Indonesia Alex Pastoor Tersandung Skandal di Belanda
-
KPK Amankan Uang Ratusan Juta Rupiah Saat OTT di Depok
-
KPK Gelar OTT Mendadak di Depok, Siapa yang Terjaring Kali Ini?
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
Terkini
-
CEK FAKTA: Pesawat AS Dibajak saat Badai Salju, Benarkah NATO Murka?
-
Arema FC Lepas Odivan Koerich Usai Evaluasi Paruh Musim Super League
-
Vaksin PMK Kota Malang Disalurkan, 1.000 Dosis Fokus Tiga Kecamatan Rawan
-
7 Fakta Gus Idris Diduga Lecehkan Model Perempuan, Modus Syuting Konten Horor
-
Gunung Semeru Erupsi Malam Hari, Letusan Capai 1.000 Meter dan Lava Pijar Mengalir