Scroll untuk membaca artikel
Eleonora PEW
Kamis, 10 November 2022 | 18:56 WIB
Dua pemeran video porno kebaya merah menggunakan baju tahanan berwarna oranye. [beritajatim.com]

Video kebaya merah sendiri dibuat berdasarkan pesanan melalui direct message (DM) Twitter pada sekitar Maret 2022. Saat itu, AH menerima DM berisi pesanan video porno dengan tema resepsionis dan tamu hotel.

ACS dan AH lalu memesan kamar hotel di Jalan Sumatera, Gubeng, Surabaya. Di dalam kamar 1710, mereka pun merekam konten asusila tersebut.

3. Transaksi video porno

Link video kebaya merah itu lalu dikirim melalui Telegram yang sudah dipasangi password khusus untuk pemesan.

Baca Juga: Sindiran Menohok Siskaeee Soal Video Syur Kebaya Merah: Konten Prank Bokep Aja Biar Sat Set

Dari video kebaya merah, ACS dan AH menerima bayaran Rp750 ribu. Transaksi pembayaran tersebut dilakukan lewat payent gateway Indonesia.

4. Salah satu dari 92 video ada yang satu lawan tiga

Salah satu adegan perempuan berkebaya merah [Foto: Tangkapan layar WhatsApp]

Bukan hanya video kebaya merah, dalam hard disk yang kini diamankan polisi sebagai barang bukti, sejauh ini selama 2022 ACS dan AH ternyat telah memproduksi 92 video porno dan 100 foto telanjang.

Mereka menyasar pasar lokal dan luar dalam penjualan konten asusila tersebut, yang hasilnya digunakan untuk kepentingan sehari-hari. Penyidik pun akan mengembangkan penelusuran koleksi video yang mereka produksi dan perankan sendiri itu karena ada yang berjudul "Satu Lawan Tiga"

5. Profesi tersangka

Baca Juga: Gercep! 5 Kasus Pornografi Terheboh Diciduk Polisi, Terbaru Si Kebaya Merah

Selain memproduksi video dan foto porno sebagai sumber penghasilan mereka, pasangan kekasih ACS dan AH masing-masing juga memiliki profesi lain.

Load More