SuaraMalang.id - Band Nidji mulai kembali memperkenalkan lagu-lagunya setelah lama tak terdengar kabarnya. Salah satu lagu baru itu berjudul "Wadoow", yang terinspirasi dari kisah nyata masa lalu grup band ini.
“Sebenarnya kita sudah ada single 5. Yang hari ini kita bawain (di “Monday Festival”) itu ada “Wadoow” sama “Abu Abu” itu dirilis tahun 2020. Pas pandemi jadi nggak sempat kita promoin juga. Februari dan April. Satu lagi “Segitiga Cinta” itu pertama Ubay masuk Nidji tahun 2019,” jelas sang gitaris Ramadhista Akbar saat dijumpai di Jakarta Pusat, Senin Malam (7/11).
Lebih lanjut, Randy Danistha selaku keyboardis menceritakan bahwa video clip lagu ini hampir mirip seperti cerita dari film “Money Heist”. Sebab, Nidji ingin menyampaikan lewat lagu ini tentang kisah persahabatan yang sudah berbeda jalan.
“Sebenarnya sih si “Wadoow” ini menceritakan tentang persahabatan yang sudah berbeda jalan gitu loh. Nah kemarin kalau di real life-nya itu kayak twist-nya gitu. Di video clip kita mau ceritain, ceritanya kita sama-sama penjahat tapi tiba-tiba satu pengen taubat,” ungkap Randy.
Baca Juga: Banyak Konser Musik Dibubarkan, Randy Nidji: Jangan Mikir Cuan Mulu!
“Jadi kayak sudah beda jalan. Ya sudah, jadi kalau sudah terjadi begitu “Wadoow” saja jadinya. Kita mau ngebalik point of view-nya. Kalau di video clip kita yang jadi penjahat, satu teman kita tuh pengen jadi orang baik. Jadi beda visi,” sambungnya.
Dalam lagu tersebut juga terdapat lirik “Masa lalu menjadi tanda mata, Can we still be friends?” yang dimana Nidji berharap, mereka semua masih dapat berteman dengan teman lainnya walau kini sudah berbeda arah dan tujuan.
“Iya (tetap berteman). Mau gimana pun sudah beda jalan, tapi kita tetap teman,” kata Rama.
Di samping itu, Nidji juga mengaku sudah memiliki banyak stok lagu baru. Selain itu, Nidji juga masih akan merilis hits lagu lama mereka dengan formasi yang baru.
Beberapa hits lama Nidji yang sudah dibuat ulang antara lain adalah “Hapus Aku”, “Arti Sahabat” dan “Bila Aku Jatuh Cinta”. Ke depannya pun, Nidji mengungkapkan bahwa mereka sangat ingin merilis album baru.
Baca Juga: Banyak Konser Musik Batal hingga Dibubarkan, Nidji Buka Suara
“Kita sih stok sudah banyak ya. Rencana sih ada beberapa lagu juga. Tapi yang terdekat sih memang rilis lagu-lagu hits (lama) dengan formasi yang sekarang. Yang sudah rilis kan ada “Hapus Aku”, “Arti Sahabat” sama “Bila Aku Jatuh Cinta”,” tutur Rama.
Berita Terkait
-
Celine Evangelista Tampil Bercadar, Minta Jangan Ungkit Masa Lalunya Lagi
-
Nyaris Jadi Petinggi BI, Publik Bongkar Masa Lalu Hotman Paris Sebelum Konflik dengan Firdaus Oiwobo: Sukar Dipercaya!
-
Kesehatan Justin Bieber Menurun, Benarkah Stres dan Trauma Masa Lalu Jadi Penyebabnya?
-
Novel Joyvika: Serpihan Masa Lalu, Kisah Wanita Kuat dengan Luka Mendalam
-
Gibran Tegur Murid SMA yang Rambutnya Panjang, Netizen Singgung Foto Lawas: Lupa Masa Lalu?
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan
-
Program BRI Menanam "Grow & Green Diwujudkan di Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno