SuaraMalang.id - Hujan yang mengguyur di sekitaran Gunung Semeru mengakibatkan banjir lahar dingin. Banjir yang cukup deras tersebut menerjang sungai di Curah Kobokan, Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Sabtu (15/9/2022).
Banjir tersebut terpantau kamera CCTV yang ada di pos Curah Kobokan. Video itu kemudian dibagikan oleh akun instagram @cakyo_saversemeru.
Dalam video berdurasi singkat tersebut terlihat banjir lahar dingin dengan arus cukup deras menerjang sungai Curah Kobokan.
Dalam rekaman juga terlihat cuaca sedang hujan.
Diduga, hujan dengan intensitas cukup tinggi yang menyebabkan banjir lahar dingin tersebut.
Sejumlah truk juga terlihat terparkir di dekat lokasi banjir.
Seperti diketahui, Curah Kobokan merupakan jalur alternatif bagi masyarakat yang hendak bepergian dari sisi selatan Kabupaten Lumajang menuju Kabupaten Malang atau sebaliknya. Jalur tersebut biasa dilalui oleh kendaraan roda empat.
Namun, jalan alternatif tersebut bukan jalur biasa. Pengendara harus melalui sungai aliran lahar hujan Gunung Semeru.
Jalan berpasir harus dilalui kendaraan. Tak hanya ada satu, melainkan dua sungai yang harus dilalui, yakni Besuk Kobokan dan Besuk Lanang. Jalur ini juga tidak bisa dilalui setiap saat.
Baca Juga: Desa Ranupani Sempat Terisolasi Gegara Akses Tertutup Banjir dan Longsor di Lereng Semeru
Akibat banjir lahar dingin ini, jalur tersebut terpaksa ditutup sementara.
Sejumlah warganet pun memberikan respon pada unggahan tersebut.
"semoga semuanya selalu diberikan keselamatan cak yo," ujar ilmi***
"jalan Malang Lumajang tutup ya karena ini," kata ma***
"ekosistemnya mulai tergerus oleh zaman cak, semoga segera berlalu dan tak ada korban jiwa," komen fendi***
"semoga tak ada korban jiwa," ujar nurper***
Berita Terkait
-
Desa Ranupani Sempat Terisolasi Gegara Akses Tertutup Banjir dan Longsor di Lereng Semeru
-
Jengkel Harga Sayuran Terus Merosot, Petani Ngamuk Babat Tanaman, Warganet Geram: Kurang Bersyukur!
-
Wakil Ketua DPR Temui Korban Letusan Gunung Semeru
-
Update Aktivitas Gunung Api di Indonesia, 4 Berstatus Siaga, 17 Lainnya Level Waspada
-
Rekomendasi Gunung di Jawa Timur Yang Menarik Untuk di Daki
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
Disebut di Pinggir Sungai, Kades Sidodadi Bongkar Fakta Kopdes Merah Putih yang Viral
-
Lirik Vulgar Berujung Polisi: Yakuza Maneges Pastikan Icha Chellow & Mala Agatha Tak Ada Kata Damai
-
Pasar Turen Mencekam: Saat Gunungan Sampah Berubah Jadi Petaka Membara
-
BRI Dorong UMKM Kuliner "It's Me Time" Asal Jawa Timur Raih Kesuksesan di Pasar Ekspor
-
50 Bundel Dokumen dan Misteri Perubahan Merek: Proyek Ambulans Malang Dibidik Jaksa