Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 11 Oktober 2022 | 20:17 WIB
Sejumlah polisi melakukan aksi sujud massal usai apel pagi di halaman Polresta Malang, Jawa Timur, Senin (10/10/2022). Mereka maaf kepada Tuhan serta Aremania yang menjadi korban tragedi Kanjuruhan. [Humas Polresta Malang].

Selain berlebihan, Pia juga memandang aksi tersebut ada kejanggalan. 

β€œJanggal, meminta maaf ke siapa, karena di situ tidak ada keluarga korban yang dihadirkan,” imbuhnya. 

Pia menegaskan, publik justru lebih membutuhkan kejelasan proses hukum pengusutan kasus Tragedi Kanjuruhan.

β€œItu tidak dibutuhkan masyarakat saat ini, sebenarnya yang paling dibutuhkan masyarakat adalah kejelasan kasus agar diusut tuntas,” pungkasnya.

Baca Juga: Minta Usut Tuntas, Ketua Panpel Arema Desak Polisi Autopsi Korban Tragedi Kanjuruhan

Kontributor : Aziz Ramadani

Load More