SuaraMalang.id - Viral di dunia maya, video mantan Kapolres Malang, AKBP Ferli Hidayat, memberikan arahan pada anggotanya sebelum pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya dimulai. Video ini menjadi viral dikarenakan Ferli memberikan instruksi pada anggotanya agar tidak melakukan tindakan kekerasan di dalam Stadion Kanjuruhan.
Kasi Humas Polres Malang Iptu Ahmad Taufik membenarkan, video itu diambil saat Ferli Hidayat memberikan arahan ke anggotanya di dalam tribune Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang, sebelum laga krusial antara Singo Edan dan Bajol Ijo dimulai.
"Benar, ada dua video yang beredar di media sosial. Video pertama saat Pak Kapolres memberikan arahan, kira-kira arahan tersebut dilakukan pada Sabtu (1/10/2022), pukul 15.00," ujar Taufik pada Suara.com, Kamis (6/10/2022).
Di sini Taufik menjelaskan, jika memang Ferli Hidayat cukup dekat dengan suporter Aremania. Bahkan, Ferli kerap kali selalu mengajak para pentolan Korwil Aremania di beberapa kesempatan.
"Sering Pak Kapolres itu mengundang pentolan-pentolan Aremania. Bahkan Pak Ferli juga sering mengadakan nobar (nonton bareng) dengan Aremania di Mapolres," jelasnya.
Tak hanya itu, Ferli Hidayat, yang saat itu masih menjabat Kapolres Malang juga menginisiasi pendirian patung Kepala Singa di Stadion Kanjuruhan Kepanjen Malang.
"Kebetulan juga, yang meresmikan Kapolres Firli juga," ucapnya.
Dalam video berdurasi 1 menit 9 detik tersebut, Kapolres Firli menyuruh para anggotanya untuk tidak melakukan aksi kekerasan, jika nantinya terjadi keributan di dalam stadion.
Bahkan, dirinya melarang keras anggota kepolisian Polres Malang untuk membawa senjata api milik mereka.
Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan, Tim Investigasi Polri Tetapkan 6 Tersangka
"Rekan-rekan, yang pertama tolong tidak ada satu anggota yang membawa senjata api. Jadi kalau masih ada baik bintara senior ataupun perwira tolong segera diamankan dahulu,"
"Kedua, tolong tidak ada yang melakukan kekerasan yang sifatnya eksesif. Seperti apapun dinamikanya. Sesuaikan saja ancaman yang kita hadapi dengan penggunaan kekuatan yang kita miliki," imbuh AKBP Ferli Hidayat.
"Yang ketiga, saya minta bantuan perwira lakukan pengawasan dan pengendalian terhadap rekan-rekan anggotanya. Mohon sekai tidak ada yang memakan tulang," lengkapnya.
Sementara di video kedua, diambil saat akan pertandingan Arema FC dan Persebaya Surabaya akan dimulai. Dalam video kedua AKBP Ferli Hidayat tampak mengajak berbicara dua Aremania yang masih remaja.
Kontributor : Dimas Angga Perkasa
Berita Terkait
-
Tragedi Kanjuruhan, Tim Investigasi Polri Tetapkan 6 Tersangka
-
Sang Dirut Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang, PT LIB Segera Ambil Sikap
-
6 Orang Jadi Tersangka Tragedi Kanjuruhan, Ada Dirut PT LIB hingga Ketua Panpel
-
Polri Tetapkan Enam Tersangka dalam Tragedi Kanjuruhan, Salah Satunya Dirut PT LIB
-
Kepolisian Tetapkan 6 Tersangka Tragedi Kanjuruhan Malang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
Terkini
-
Sinergi BRI dan KPP: Penyaluran KUR Perumahan Tembus Rp10,6 Triliun
-
Jutaan Batang Rokok Ilegal di Malang Disita: Modus Licin Terendus
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026