Scroll untuk membaca artikel
Muhammad Taufiq
Rabu, 05 Oktober 2022 | 10:42 WIB
Sejumlah penonton membawa rekannya yang pingsan akibat sesak nafas terkena gas air mata yang ditembakkan aparat keamanan saat kericuhan usai pertandingan sepak bola BRI Liga 1 antara Arema melawan Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Malang, Sabtu (1/10/2022). ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/tom.

Rs Hasta Husada

1. Rizky Dwi L Krajan Probolinggo
2. Rizky Wahyudi L Sumber Pucung
3. Fajar Khoirun Ahmad L Singosari

Rsi Gondang Legi

1. Ibnu Muhammad Rafi L 15 Th Kedungkandang, Kota Malang
2. Yulio Dini Prastiawan L 14 Th Sumberpucung
3. Hildan Adista L 17 Th
4. Bahrul Ulum L 22 Th Kedungkandang, Kota Malang

Baca Juga: Polri: Korban Meninggal Tragedi Kanjuruhan Jadi 131 Orang

Rs Salsabila

1. Haikal L 15 Th Tirtoyudo

Rst Soepraon

1. Muhammad Nailul Author L 15 Th Pagak

MD Langsung Dibawa Pulang Dari TKP (Konfirmasi Keluarga)

Baca Juga: Komentari Tragedi Kanjuruhan, Legenda Sepak Bola Pele: Tak Ada Tempat Kekerasan dalam Olahraga

1. Kusnaeni P Blitar
2. Jovan Farellino Yuseifa Pratama Putra P 15 Th Bululawang
3. Riyang Ambarwati P 20 Th Kepanjen
4. Hafiska Dwi Aninditya P 13 Th Wagir
5. Revanya Salwa Syahrini P 18 Th Blimbing, Kota Malang
6. Iwan L 45 Th Blimbing, Kota Malang
7. Muhammad Ilham Sabilillah L 18 Th Kedungkandang, Kota Malang
8. Vera Puspita Ayu P 22 Th Lowokwaru, Kota Malang
9. Mokhamad Abdurrohman L 29 Th Lowokwaru, Kota Malang

Load More