SuaraMalang.id - Tim Basarnas berhasil mengevakuasi jenazah mahasiswa asal Pasuruan yang hilang di Bukit Krapyak Kecamatan Pacet Kabupaten Mojokerto Jawa Timur ( Jatim ), Selasa (28/09/2022) petang.
Sebelumnya, jenazah Raffi Dimas Baddar (20) di temukan di dasar air terjun Sungai Kretek yang sudah mengering di jurang Bukit Krapyak. Dengan demikian pencarian sejak dua pekan lalu pun dihentikan.
Setelah dievakuasi, jenazah mahasiswa semester 3 Fakultas Teknik Universitas Wijaya Putra Surabaya ini dibawa ke RSUD Prof Dr Soekandar Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto.
"Jadi korbannya ternyata di tengah-tengah air terjun, 100 meter ada. Yang dari bawah naik sampai ke tengah baru menemukan, kemudian kami di atas turun ke bawah untuk mengevakuasi dibawa ke atas," ungkap On Screen Commander SAR Surabaya, Yohny Kurnianto.
Tim menggunakan tali untuk mengangkat jenazah mahasiswa asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan ini. Evaluasi dari air terjun diakuinya cukup memakan waktu lama, sekitar pukul 16.00 WIB baru selesai evakuasi dari air terjun.
"Setelah itu naik punggungan, itu juga terjal baru ke jalur pendakian. Sepertinya, dia dari atas turun ke bawah. Ada dataran sedikit, dia berdiri di situ. Kemudian dia melemparkan sandal yang warna hitam kemarin ditemukan tim," katanya.
Sandal tersebut yang menjadi petunjuk untuk tim menyisir ke bagian atas. Jenazah survivor ditemukan kurang lebih 50 meter dari posisi sandal yang ditemukan tim pada, Senin (26/9/2022) kemarin.
"Dia mau turun ke bawah tidak bisa jadi berdiri di tengah-tengah. Iya sudah (jenazah korban membusuk). Tulang sudah kelihatan. Meninggalnya kapan? Kita kurang tahu," katanya menambahkan, dikutip dari beritajatim.com jejaring media suara.com.
Raffi Dimas Baddar (20) dilaporkan hilang saat nge-camp di kawasan wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, pada Minggu (11/9) lalu. Mahasiswa Universitas Wijaya Putra Surabaya itu hilang saat berkemah bersama teman-temannya.
Upaya pencarian terhadap survivor asal Desa Pekoren, Kecamatan Rembang, Kabupaten Pasuruan kemudian dilakukan. Tak hanya para relawan, tim Basarnas Surabaya serta unsur TNI dan Polri juga terjun langsung dan turut melakukan penyusuran.
Pada hari kelima pencarian, sebuah petunjuk ditemukan. Dimas sempat terlihat survivor lain di sekitar Petilasan Brawijaya. Bahkan, keberadaan Dimas sempat terekam video yang diambil survivor lain pada Minggu (11/9) pukul 06.00 WIB.
Akan tetapi hingga hari ke-7 pencarian, Tim SAR tidak menemukan tanda-tanda keberadaan Dimas. Hingga akhirnya, pencarian pun resmi dihentikan pada Senin (19/9).
Kemudian pada Minggu (25/9), sejumlah relawan yang tergabung dalam FPRB Mojokerto, kembali melakukan upaya pencarian. Pencarian ini bersifat mandiri, meski di dalamnya terdapat petugas dari Basarnas Surabaya. Rencananya pencarian akan dilakukan hingga 2 Oktober mendatang.
Hingga akhirnya, Tim SAR gabungan berhasil menemukan keberadaan Dimas, setelah sebelumnya menemukan sendal slop survivor itu. Dimas ditemukan sudah meninggal dunia di dasar sungai Kletek yang kondisinya kering.
Berita Terkait
-
Sorotan Kemarin, ODGJ Ngamuk Keluyuran Bawa Celurit di Pasuruan sampai Kakek Tewas Dalam Kebakaran Rumahnya
-
Sebelum Tewas, Diduga Mahasiswa Pasuruan Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Tersesat Lalu Jatuh ke Jurang
-
Dimas Ditemukan Tewas, Evakuasi dari Bukit Krapyak Bakal Lama Sebab Medannya Sulit
-
Mahasiswa Pasuruan Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Ditemukan Sudah Tewas
-
Warga Sampai Minta Tolong Polisi Redam Amuk Thoriq, ODGJ yang Keluyuran Bawa Celurit di Pasuruan
Terpopuler
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- PLTS 100 GW Diproyeksikan Serap 1,4 Juta Green Jobs, Energi Surya Jadi Mesin Ekonomi Baru
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
Pilihan
-
Wafat di Usia 74 Tahun, Ini 7 Kontroversi Alex Noerdin: Kasus Korupsi hingga Dana Bagi Hasil Migas
-
Sadis! Pria di Bantul Tewas Ditebas Parang di Depan Anak Istri Saat Tertidur
-
Minta Restu Jokowi, Mantan Bupati Indramayu Nina Agustina Bachtiar Gabung PSI
-
Sumsel Berduka, Mantan Gubernur Alex Noerdin Meninggal Dunia
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
Terkini
-
CEK FAKTA: Kemenag Maksimalkan Zakat untuk Program MBG, Benarkah?
-
Jadwal Buka Puasa Kota Malang Hari Ini, Rabu 25 Februari 2026
-
Jadwal Imsakiyah Malang Rabu 25 Februari, Lengkap dengan Penjelasan Makan Setelah Imsak
-
CEK FAKTA: Anggaran MBG Ditransfer ke Rekening Orang Tua Rp 300 Ribu Per Bulan, Benarkah?
-
CEK FAKTA: Viral Video Kopi Saset Mengandung Obat Berbahaya, Benarkah?