SuaraMalang.id - Langkah Polres Malang menggerebek 19 praktik judi dan menangkap 27 tersangka sejak Januari hingga September 2022 mendapat apresiasi dari Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah.
“Perjudian merusak moral bangsa dan tidak sesuai dengan kebudayaan nenek moyang kita yang rajin bekerja dan berkarya. Kita dikenal sebagai bangsa pelaut, bukan bangsa pemalas, penjudi itu orang malas,” kata Basarah dalam keterangannya di Jakarta, Senin.
Dia memuji Polres Malang yang telah bergerak aktif memerangi perjudian sebelum Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo secara resmi memerintahkan jajarannya memberantas perjudian.
Basarah menyadari sangat sulit memberantas perjudian apalagi jika tindakan melawan hukum itu dilakukan secara daring.
Karena itu dia mendorong Polri untuk tidak lelah memerangi tindak pidana yang melanggar pasal 27 ayat 2 jo Pasal 45 ayat 2 UU ITE itu.
“Dalam pasal itu dikatakan pihak yang secara sengaja mendistribusikan atau membuat dapat diaksesnya judi daring dapat dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun dan/atau denda paling banyak Rp1 miliar,” ujarnya.
Menurut dia, generasi Indonesia ke depan harus menjadi bangsa yang rajin bekerja, bukan bangsa yang bermalas-malasan tapi ingin cepat kaya.
Basarah mengatakan dahulu para pendiri bangsa memperjuangkan kemerdekaan negara dengan darah dan nyawa namun generasi saat ini malah mengisinya dengan sengaja melanggar hukum dan berleha-leha.
Dia mengingatkan tentang pentingnya membangun karakter rakyat Indonesia yang pernah diperjuangkan Bung Karno melalui konsep Trisakti.
Baca Juga: WOW! Satu Tempat Judi Setor Rp 40 Juta Per Minggu ke Jerry Raymond, Senggol Kapolda Jatim
“Bung Karno saat itu mengaku membangun karakter bangsa bukan perkara mudah karena bangsa Indonesia saat itu baru saja merdeka dari penjajahan Belanda selama tiga setengah abad dan tiga setengah tahun Jepang yang membuat mereka terbiasa menjadi bangsa kuli di antara bangsa-bangsa lainnya,” katanya.
Menurut dia, akibat perjuangan melawan Belanda, Bung Karno menyadari banyak terjadi kerusakan material, mental, serta moral di kalangan masyarakat.
Dia mengatakan jika memperbaiki kerusakan mental dan moral yang sangat sukar itu telah dilakukan Bung Karno dan pendiri bangsa lainnya, mengapa sekarang generasi saat ini malah merusaknya dengan judi.
Basarah mengingatkan bahwa perjudian adalah salah satu “penumpang gelap” kemajuan teknologi komunikasi yang di dalamnya kelompok-kelompok tertentu menjadikanya sarana kampanye ideologi transnasional, liberalisme, dan fundamentalisme agama yang menyasar ke semua lapisan masyarakat.
‘’Semangat judi daring juga sama, yaitu sama menyusupkan virus malas berkarya dan malas bekerja. Karena dipromosikan lewat selebgram, popularitas artis, atau mendompleng acara olahraga, dalam banyak kasus mereka yang diamankan dalam kasus judi ini adalah pelaku dengan kisaran usia produktif,” ujarnya. [ANTARA]
Berita Terkait
-
WOW! Satu Tempat Judi Setor Rp 40 Juta Per Minggu ke Jerry Raymond, Senggol Kapolda Jatim
-
Terkait Permainan Capit Boneka Dinilai Haram, PWNU DIY Bilang Begini
-
2 Pelaku Pemerasan dan Pramanisme Ditangkap Polres Malang, 1 Orang dalam Pengejaran
-
Judi Online, 5 Dampak Buruk Bagi Kesehatan Mental
-
PPATK Temukan Rp Rp 560 miliar Transaksi Judi Gubernur Papua Lukas Enembe ke Kasino di Dua Negara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang
-
Dukung Danantara Indonesia, BRI Perkuat Transformasi dan Bisnis Produktif
-
Inovasi di TPA Supit Urang: Saat Sampah Plastik Malang Disulap Jadi Solar Pembakar Mesin