SuaraMalang.id - Ketua DPRD Kabupaten Lumajang, Jawa Timur Anang Akhmad Syaifuddin tidak hafal Pancasila sila keempat. Hal itu terjadi saat dirinya menemui para pendemo dari Himpunan Mahasiswa Indonesia (HMI).
Momen tersebut terekam dalam video amatir yang diambil oleh salah satu peserta demo. Video itu kemudian dibagikan oleh akun instagram @andreli_48.
Dalam video tampak Anang yang mengenakan kemeja batik berdiri di dekat meja. Ia kemudian mengucapkan butir-butir Pancasila yang kemudian diikuti oleh para mahasiswa. Namun, saat menyebutkan sila keempat, Anang terdengar salah dalam mengucapkan.
“Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat dalam kebijaksanaan dan permusyawaratan,” ucap Anang.
“Eh salah-salah,” kata Mahasiswi yang diduga merekam momen tersebut.
Sontak kesalahan ini membuat riuh para mahasiswa di dalam ruangan. Sejumlah mahasiswa yang berada di depan pun langsung bereaksi.
“Inilah contoh gambaran pemimpin kita saat ini kawan-kawan,” ujar seseorang menggunakan pengeras suara.
“ya kan didemo, gemetar saya pak,” ujarnya sambil mengusap dadanya.
“Bapak jangan pernah membuat alasan pada kita. Ini namanya penistaan Pancasila kalau gitu,” ujar salah seorang orator dengan microfon.
Baca Juga: Heboh Ketua DPRD Lumajang Diduga Tak Hafal Pancasila, Banjir Ucapan Menohok: Lulus SD Nggak Sih?
Sila ke-4 Pancasila yang dilambangkan dengan “Kepala Banteng” itu seharusnya berbunyi Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan.
Lalu pada video selanjutnya terdengar perwakilan HMI membacakan Pancasila dengan kalimat berbeda.
"saya wakili saja membacakan. Pancasila telah menjadi Pancasalah. Satu ketuhanan yang maha hormat. Dua kemanusiaan yang adil dan tidak beradab," ujarnya diikuti suara riuh.
"empat, kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat penindasan. Lima, keadilan sosial bagi seluruh rakyat yang diatas," lanjutnya.
Pembacaan tersebut kemudian diikuti oleh tepuk tangan para mahasiswa yang ada di dalam ruangan.
Unggahan tersebut pun langsung mendapat beragam komentar dari warganet.
Berita Terkait
-
Heboh Ketua DPRD Lumajang Diduga Tak Hafal Pancasila, Banjir Ucapan Menohok: Lulus SD Nggak Sih?
-
Miris! Kemana para Anggota DPRD Jabar? Demo Tolak BBM Naik sampai Hujan-hujanan hingga Malam, Satu Orang Datang Bubarkan Massa
-
Warga Trauma usai Rumah Kos Terduga Teroris di Denpasar Digeledah Densus 88
-
Teroris Ahli Memanah Tinggal di Ibu Kota Provinsi Bali, Densus Waspada! Apalagi Jelang G20
-
Kronologi Perusakan Sekretariat HMI Komisariat Hukum Unila, Alumni Diculik dan Disandera dengan Mata Tertutup
Terpopuler
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Terpopuler: Lipstik Tahan Lama untuk Bibir Hitam, Sepatu New Balance Tanpa Tali untuk Jalan Jauh
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
Pilihan
-
Jay Idzes Tercoret! Ini Daftar Pemain Timnas Indonesia Hadapi FIFA Matchday
-
Evaluasi Besar-besaran: 8.182 SPPG Pernah Ditangguhkan, 2.213 Masih Berstatus Suspend
-
Kabar Duka, Eks Menhan Jenderal Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia di RSPAD
-
Strategi Berani John Herdman: Mengapa Piala AFF 2026 Jadi Panggung Khusus Pemain Domestik?
-
Insiden Noni Madueke Tanpa Penalti, Eks Wasit Liga Inggris Buka Suara
Terkini
-
Angkut 2.800 Penumpang Tiap Hari, TransJatim Malang Raya Butuh Tambahan Koridor Segera
-
Solusi Payroll Terintegrasi Dari QLola by BRI Untuk Bisnis Modern
-
Sinergi Tanpa APBD: Babak Baru Transformasi Pasar Induk Gadang Malang
-
Lebih dari 8 Ribu Penumpang Padati Terminal Arjosari Malang Saat Idul Adha
-
Pemkot Malang Siapkan Skenario Gabungkan 23 Kampung Tematik Jadi Surga Wisata