SuaraMalang.id - Sepasang suami istri yang tinggal di Desa Pasirharjo Kecamatan Talun Kabupaten Blitar ditangkap polisi usai terbukti menganiaya balita perempuan tiga tahun berinisial RAK. Penganiayaan ini bahkan mengharuskan korban dirawat intensif di rumah sakit.
Adapun pelaku yang menganiaya balita perempuan itu ialah TBS dan istrinya NH. Korban bukan hanya dipukul dengan tangan kosong, pelaku bahkan menyundutkan bara rokok ke bibir korban dan beberapa bagian tubuh R.
Kapolres Blitar AKBP Adhitya Panji Anom mengatakan hubungan korban dengan kedua pelaku ialah anak asuh. Ibu kandung korban sedang berada di penampungan untuk berproses ke luar negeri, sedangkan ayahnya tak bertanggung jawab.
Karena kepergian ibunya ke luar negeri membuat balita tersebut dirawat neneknya. TBS dan NH yang sudah 15 menikah belum dikaruniai anak berniat mengasuhnya. Setelah mendapati izin dari neneknya, korban lalu diasuh oleh para pelaku.
Hasil pemeriksaan polisi kepada TBS dan NH, korban bar sebulan menjadi anak asuhnya. Penganiayaan ini dimulai ketika korban sering buang air besar di celana.
Selain itu, korban yang masih berusia tiga tahun itu bangun siang. Hal ini yang membuat para pelaku emosi hingga akhirnya melakukan kekerasan fisik. Mulai dari memukul dengan tangan kosong, pakai gagang sapu, hingga menyundutkan bara api dilakukan kepada korban.
“Hasil laboratorium menunjukkan korban mengalami luka di bagian kepala, bawah kelopak mata, bibir, tangan. Korban juga mengalami anemia,” ujarnya dalam konferensi pers Senin (5/9/2022).
Kasus ini terungkap setelah nenek korban hendak mengantar bawang merah ke keluarga TBS dan NH. Si nenek terkejut ketika melihat cucunya dalam kondisi memprihatinkan. Kepada nenek korban para pelaku mengaku luka itu karena R baru saja jatuh di parit sungai.
Karena tak tahan melihat cucunya demikian, si nenek membawa korban ke bidan untuk mendapat pertolongan. Kejadian yang dicurigai karena kekerasan itu akhirnya dilaporkan ke polisi untuk ditindaklanjuti. Tak lama setelahnya pelaku ditangkap.
Baca Juga: Balita 3 Tahun Lebam-lebam Dianiaya Orangtua Angkatnya di Blitar, Risma Minta Stafnya Tinggal
Sementara itu di hadapan awak media, TBS atau si suami mengakui semua perbuatannya. Bara rokok yang masih menyala disundutkan kepada korban beberapa kali. Dua kali di bagian bibir, sisanya dilakukan pada pantat serta tangan korban.
“Awalnya itu memberi pelajaran mas, tapi lama- kelamaan saya ya gimana ya,” ujarnya di hadapan awak media.
Korban diasuh kedua pelaku baru satu bulan lamanya saat ibu kandungnya berada di penampungan. Penganiayaan kepada balita tiga tahun itu tak hanya dilakukan TBS tapi juga NH atau si istri.
Olehnya korban sering dipukul menggunakan tangan di bagian kepalanya. Penganiayaan itu intensif dilakukan setiap hari sejak dua pekan terakhir. TBS menyesali perbuatannya. Ia juga meminta maaf atas apa yang sudah ia dan istrinya lakukan terhadap korban.
“Saya menikah sejak 2007. Saya awalnya diberi tahu tetangga, kemudian saya minta izin ke neneknya untuk saya asuh,” ungkap TBS.
Laporan terbaru, korban saat ini masih dirawat intensif di RSUD Ngudi Waluyo, Wlingi. Sementara sejumlah barang bukti seperti rokok, pakaian korban dan pelaku, serta beberapa barang lainnya diamankan polisi sebagai barang bukti.
Berita Terkait
-
Balita 3 Tahun Lebam-lebam Dianiaya Orangtua Angkatnya di Blitar, Risma Minta Stafnya Tinggal
-
Bayi di Blitar Diduga Jadi Korban Penganiayaan hingga Tahanan Polsek Tambaksari Tewas Gantung Diri
-
TKI asal OKU Ditahan Perusahaan di Laos, KBRI Minta Uang Rp 150 Juta untuk Biaya Penjemputan
-
TKI Bunuh Diri di Jepang Dimandikan dan Disucikan Secara Islami, Besok Dipulangkan
-
Balita 3 Tahun di Blitar Badanya Lebam-lebam, Diduga Dihajar Orangtua Angkatnya
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif
-
Literasi Keuangan Jadi Kunci PERBANAS dan BRI Cegah Kejahatan Digital
-
Dikira Rehat Saat Cari Nafkah, Sopir Truk Tebu di Malang Ditemukan Meninggal dalam Kabin
-
Promo Cashback Hingga Diskon 35 % Ramaikan BRI Wellness Experience
-
BRI Taipei dan KDEI Perkuat Edukasi Keuangan Bagi Pekerja Migran Indonesia