SuaraMalang.id - Sesosok mayat wanita ditemukan tergeletak di area persawahan, Dusun Kedung Asem, Desa/Kecamatan Bandarkedungmulyo, Kabupaten Jombang. Mayat tersebut ditemukan dalam kondisi telanjang.
Berdasarkan pantauan di lokasi kejadian, mayat itu tergeletak di tengah sawah dengan posisi badan tertelungkup. Saat ditemukan, mayat wanita muda itu dalam keadaan bugil dan tidak ada selelai benang pun yang menempel di tubuhnya.
Kepala Desa Bandarkedungmulyo, Zainal Arifin mengungkapkan, mayat wanita itu kali pertama ditemukan oleh Kadir (60) salah seorang warganya setempat. Ketika itu ia sedang mencari rumput di area persawahan itu, sekira pukul 16.00 WIB.
"Dari permukiman warga, mayat itu ditemukan sekitar 500 meter an. Mayat ditemukan dalam kondisi telungkup, kakinya agak menekuk sedikit. Kondisinya telanjang," ujar Zainal Arifin saat dikonfirmasi awak media pada, Sabtu (27/8/2022) malam.
Mengetahui adanya mayat wanita, Kadir kemudian melaporkan ke perangkat desa setempat dan dilanjutkan ke pihak kepolisian. Zainal dan petugas kepolisian yang menerima laporan itu kemudian mendatangi lokasi.
Di sekitar lokasi, kata Zainal, ditemukan sebuah pakaian serta sepatu yang diduga milik korban. Hingga kini, sejumlah barang bukti tersebut sudah diamankan pihak kepolisian guna kepentingan pemeriksaan lebih lanjut.
"Diperkirakan korban meninggal kemarin. Ditemukan sepasang pakaian dan celana serta sepatu tadi. Mungkin milik korban," ucap Zainal.
Menurut Zainal, hingga kini belum diketahui identitas mayat wanita muda itu. Hanya saja ia menyebutkan, mayat tersebut memiliki ciri-ciri sebagai berikut. Yakni berambut pendek dan kulit kuning langsat.
"Ciri-ciri korban rambutnya pendek sebahu. Untuk identitasnya belum diketahui," ungkap Zainal.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Bandarkedungmulyo, AKP Sulianto mengatakan, hingga kini pihaknya kepolisian belum bisa mengungkap identitas wanita tersebut. Sebab, berdasarkan olah tempat kejadian perkara, petugas tidak mendapati kartu identitas korban.
"Betul, ada penemuan mayat masih Mrs. X, karena identitas belum ditemukan" kata AKP Sulianto dalam sambungan seluler.
Dari ciri fisik, AKP Sulianto menduga jika mayat perempuan telanjang itu diperkirakan berusia 15 tahun. Namun ia mengaku jika hingga kini, polisi masih melakukan pemeriksaan guna mengungkap identitas wanita muda itu.
"Umurnya sekitar 15 tahun. Inafis belum bisa mendeteksi identitas korban. Diperkirakan korban belum memiliki KTP," ungkapnya.
Saat ini, jasad wanita muda itu telah dievakusi ke kamar mayat RSUD Jombang. Dari hasil pemeriksaan sementara, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh mayat wanita telanjang itu.
"Belum ditemukan tanda kekerasan, seperti luka cakaran, cekikan dan sebagainya atau luka luar," tukas Kapolsek.
Berita Terkait
-
Kasus Penemuan Mayat di Garut Terungkap, Ternyata Korban Dibunuh Sopirnya
-
Geger Penemuan Mayat Terbungkus Selimut dan Terlilit Kabel di Cisewu Garut
-
Geger Penemuan Mayat Berbalut Selimut dan Terlilit Kabel di Pinggir Tebing, Ini Kata Polres Garut
-
Penemuan Mayat Orang Tidak Dikenal di Samping Mall Of Serang
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
Terkini
-
Arema FC vs Persik Kediri Jadi Laga Penentuan, Marcos Santos: Harus Menang!
-
Kasus Super Flu Kota Malang Diklaim Terkendali, Seluruh Pasien Sembuh!
-
Wakil Wali Kota Batu Bongkar Teknik Rahasia Komunikasi Politik Dasco
-
Malang Target 3,4 Juta Kunjungan Wisata Selama 2026, Ini Alasannya
-
Konflik Dualisme Yayasan SMK Turen Malang Memuncak, Ribuan Siswa Terpaksa Tak Sekolah