SuaraMalang.id - Upacara peringatan HUT ke-77 Kemerdekaan RI digelar di berbagai tempat, salah satunya di puncak pegunungan. Di Mojokerto, ribuan pendaki menggelar upcara di Puncak Gunung Penanggungan.
Sementara di Malang, ada ratusan pendaki juga menggelar upcara serupa di Puncak Gunung Arjuno. Kabarnya, ada seratusan pendaki bersiap melaksanakan upacara itu.
Gunung Arjuno sendiri berada di perbatasan wilayah Kota Batu dan Kabupaten Malang serta Kabupaten Pasuruan di Provinsi Jawa Timur. Sebanyak 119 pendaki berangkat dari objek wisata air panas Cangar di Kota Batu.
Mereka bakal menggelar upacara peringatan hari kemerdekaan di puncak gunung setinggi 3.339 meter di atas permukaan laut yang berada di bawah pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Raden Soerjo tersebut.
"Ada sebanyak 119 orang pendaki yang diberangkatkan dari Sumber Brantas. Besok akan digelar upacara di puncak Gunung Arjuno," kata Kepala Tahura Raden Soerjo, Ahmad Wahyudi, di Kota Batu, Selasa.
Wahyudi menjelaskan, para pendaki yang tergabung dalam Tim Ekspedisi 77 Jawa Timur tersebut antara lain meliputi anggota komunitas pencinta alam, relawan Tahura Raden Soerjo lalu perwakilan Pramuka Saka Wanabakti.
Kemudian dari pegawai Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, mahasiswa Universitas Negeri Surabaya, dan Perempuan Pendaki. "Ada sekitar tujuh komponen yang turut serta dalam kegiatan ini," katanya dikutip dari Antara, Selasa (16/08/2022).
Tim Ekspedisi 77 Jawa Timur pada Selasa berangkat dari Sumber Brantas di Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, dan akan bermalam di Lapangan Kotak, Gunung Arjuno.
"Semua diberangkatkan satu jalur melalui Sumber Brantas. Malam ini akan istirahat di Lapangan Kotak dan besok pukul 05.00 WIB akan menuju puncak," kata Wahyudi.
Baca Juga: Presiden AS Joe Biden: Selamat HUT Kemerdekaan untuk Jokowi dan Rakyat Indonesia
Para pendaki yang tergabung dalam Tim Ekspedisi 77 Jawa Timur akan melanjutkan perjalanan ke puncak gunung keesokan harinya, tanggal 17 Agustus 2022.
Setelah sampai di puncak Gunung Arjuno, anggota tim ekspedisi akan melaksanakan upacara dan mengibarkan 77 Bendera Merah Putih.
"Kegiatan ekspedisi ini baru tahun ini dan merupakan tahun pertama ada upacara di puncak Arjuno setelah adanya (pandemi) COVID-19," kata Wahyudi.
Selain melakukan upacara dan mengibarkan 77 Bendera Merah Putih di puncak Gunung Arjuno, Tim Ekspedisi 77 Jawa Timur menanam 77 bibit pohon cemara gunung di daerah Sumber Brantas.
Berita Terkait
-
Presiden AS Joe Biden: Selamat HUT Kemerdekaan untuk Jokowi dan Rakyat Indonesia
-
Mengenang Hoso Kyoku Bandung, Jejak Perjuangan Pemuda Sebarkan Kabar Kemerdekaan Lewat Radio
-
Ketika Wali Kota Eri Cahyadi Ikut Lomba Tarik Tambang Semarakkan HUT ke-77 RI di Surabaya
-
Rekomendasi Gunung di Jawa Timur Yang Menarik Untuk di Daki
-
Peringati HUT Kemerdekaan RI, 200 WNI di Sri Lanka Ikut Lomba 17 Agustus
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Audiensi Berujung Ricuh: Anggota DPRD Malang Masuk RS Usai Diseruduk Warga
-
Mudahkan Transaksi dan Remitansi PMI, BRImo Taiwan Raih Anugerah Inovasi Indonesia 2026
-
Insiden Kampus UB Malang: Mahasiswa FK Jatuh dari Lantai Enam, Polisi Telusuri Motif
-
Tak Gentar Jalan Berlumpur, Kepala Unit BRI Jemput Pelaku UMKM di Pelosok Rantau Prapat
-
Dapur Gizi RSSA Malang Hangus Terbakar, Pasien Mengungsi dan Pasokan Makanan Beralih Katering