SuaraMalang.id - Kemarin sejumlah peristiwa menjadi sorotan, Minggu (07/08/2022). Mulai dari peristiwa kecelakaan tragis yang menewaskan ibu dan anak gadisnya sampai pencurian uang Rp 6 ribu di toko.
1. Jupri dipenjara gara-gara curi uang Rp 6 ribu
Jupriyanto (37) warga Dusun Klagin Desa Brabe Kecamatan Maron Kabupaten Probolinggo harus berurusan dengan polisi gara-gara mencuri di toko milik Sigit.
Sigit ini merupakan warga Desa Condong Kecamatan Gading. Peristiwa pencurian di toko Sigit ini terjadi pada Kamis (04/08/2022). Jupri mencuri uang Rp 6.650 dari toko.
Seperti dijelaskan Kapolsek Gading Iptu Ahmad Jamil, tersangka diamankan setelah adanya laporan dari korban bahwa tokonya telah telah disatroni pencuri pasa Kamis (4/8/2022).
Saat melancarkan aksinya, tersangka berpura-pura bertamu ke rumah korban, mulanya korban tak menaruh rasa curiga, karena tersangka merupakan sopir korban.
2. Bangkai Paus Sperma akhirnya dikubur dengan cara dipotong-potong
Bangkai paus sperma di perairan Banyuwangi baru bisa dikuburkan, Sabtu (06/08/2022) malam. Sudah beberapa hari bangkai mamalia laut ini terdampar.
Sebelumnya, berbagai upaya dilakukan oleh tim untuk menguburkan bangkai paus seberat belasan ton di Dermaga Cinta Gang Lestari, Kalipuro, Banyuwangi, ini.
Baca Juga: Jupri Kepepet, Curi Uang Rp 6 Ribu di Toko Orang Kini Harus Mendekam di Penjara Polisi Probolinggo
Tim kesulitan mengevakuasi meskipun sudah mengerahkan dua alat berat eskavator. Sampai akhirnya rapat koordinasi penanganan bangkai Paus memutuskan bangkai dipotong-potong untuk mengurangi berat tubuh paus.
Dengan begitu, maka upaya evakuasi ke daratan dan menguburkannya bisa lebih gampang. Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perikanan Alief R. Kartiono.
3. Kecelakaan tewaskan ibu dan anak gadisnya
Satlantas Polres Probolinggo melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan memilukan yang menewaskan seorang ibu dengan anak gadisnya.
Ibu bernama Bahriatus Sholeha (36) itu tewas terlindas truk bersama anak gadisnya Putri Zakiyatul Bariroh (15) di Jalan Pantura Desa Karanganyar Kecamatan Paiton Kabupaten Jember, Sabtu (06/08/2022).
Kedua korban ini merupakan warga Desa Sidoadadi Kecamatan Paiton. Sholeha dan anaknya tewas di lokasi kejadian dalam tragedi memilukan tersebut.
Berita Terkait
-
Jupri Kepepet, Curi Uang Rp 6 Ribu di Toko Orang Kini Harus Mendekam di Penjara Polisi Probolinggo
-
Kronologis Kecelakaan Motor Memilukan yang Tewaskan Ibu dan Anak Gadisnya di Probolinggo
-
Motor vs Motor, Ibu dan Anaknya Tewas Terlindas Truk di Jalanan Paiton Probolinggo
-
Ibu dan Anak Tewas Terlindas Truk di Paiton Probolinggo
-
Truk Seruduk Pemotor dan Pikap di Malasan Probolinggo, Seorang Korban Meninggal
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Kekerasan Eks Kepsek SMPN 18 Malang Terkuak: 10 Siswa Trauma, Polisi Mulai Bergerak
-
Butuh Tukar Valas? BRI Money Changer Hadir di Berbagai Lokasi
-
BRI Peduli Wujudkan Mimpi Mahesa, Hadiahkan Sepeda untuk Temani Langkah Menuju Cita-Cita
-
Viral Tampar Siswa di Depan Gerbang, Kepsek SMPN 18 Malang Resmi Dicopot Usai Didemo Massal
-
Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok