SuaraMalang.id - Seorang pria Banyuwangi Jawa Timur ( Jatim ) harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di mata hukum akibat menganiaya orang.
Pria berinisial D itu kini mendekam di penjara setelah melukai seorang pria yang diduga sebagai selingkuhan istrinya. D menusuk korban dan menghajarnya.
Tak hanya itu, D juga menganiaya istri sirinya terebut. Pria gondrong itu menganiaya kedua korban saat memergoki sedang berduaan di tempat umum.
Peristiwa penganiayaan itu terjadi di RTH Glenmore pada Senin selumbari pada Senin, 1 Agustus 2022 malam.
Kapolsek Glenmore AKP Satrio Wibowo mengatakan D merupakan warga asal Kecamatan Glenmore. Terduga pelaku diamankan sekira pukul 20.00 WIB pasca kejadian.
"Terduga D melakukan penusukan kepada H yang diduga selingkuhan istrinya. Dia juga menganiaya istrinya," kata Kapolsek dikutip dari suarajatimpost.com jejaring media suara.com, Rabu (3/8/2022).
Dari hasil pemeriksaan terhadap D, kata Satrio, motif penganiayaan itu dilakukannya karena geram terhadap istrinya yang sudah 14 hari tak pulang ke rumah.
Terduga sempat mencari-cari hingga akhirnya memergoki istri sirinya, WA (17) tengah bermesraan dengan lelaki lain berinisial H di RTH Glenmore.
Terduga saat itu sempat terlibat cekcok mulut dengan H hingga membuat amarahnya semakin memuncak. Terduga lalu mengambil pisau dari sakunya lalu menghunuskan pisau ke tubuh H berulang kali.
Baca Juga: Paus Terdampar di Banyuwangi Belum Berhasil Dievakuasi
"D emosi dan langsung mengeluarkan pisau dan kemudian langsung menikam H berkali-kali mengenai badan bagian depan," terang Satrio.
Meski dihujani tusukan, H masih bisa melarikan diri ke arah kerumunan warga yang berada di RTH Glenmore. Terduga berusaha mengejar namun dihalang-halangi warga.
"Karena masih emosi ia kembali lalu memukuli dan menendangi istrinya. D sempat mengambil sebilah katana namun sebelum memabi buta berhasil ditahan warga," ujarnya.
WA lalu melapor ke Polsek Glenmore. Sementara H korban penusukan dan diduga selingkuhan kabur dan hingga kini masih dalam pencarian.
"Sementara D kami amankan. Ia disangkakan dengan pasal Pasal 2 ayat (1) UU Darurat RI No 12 tahun 1951 dan pasal 351 ayat (1) KUHP," ujarnya.
Berita Terkait
-
Paus Terdampar di Banyuwangi Belum Berhasil Dievakuasi
-
Penampakan Terkini Bangkai Paus Sperma Terdampar di Dermaga Cinta Perairan Banyuwangi
-
Dendam Membara Bikin Buruh Kebun di Mojokerto Tusuk-tusuk Temannya Sendiri
-
Paus Sperma Terdampar di Perairan Banyuwangi Mati, Berbagai Upaya Tim Evakuasi Gagal
-
Paus Sperma yang Terdampar di Banyuwangi Mati
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Viral Video Ulama Houthi Serukan Serangan ke Masjidil Haram dan Masjid Nabawi
- 6 HP Samsung Terbaik 2026! Mulai dari Kelas Flagship Hingga Entry-level
Pilihan
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
-
Perang Dunia III Nyaris Meledak! AS Mau Serang Kapal China Ternyata AI-nya Salah
Terkini
-
BRIZZI ARKIV Ajak Anak Muda Jelajahi dan Bawa Pulang Karya Lokal
-
BRI Perkuat Pembiayaan Perumahan, KPP Capai Rp12 Triliun hingga September 2026
-
Boost Harimu, Nikmati Hemat 25% dengan BRI Kartu Kredit
-
Datang Jadi Saksi, Pulang Masuk Bui: Pak Dur Ditahan Usai Cekcok dengan Anggota DPRD Malang
-
Indonesia Sports Industry of the Year 2026 Diraih BRI, Bukti Konsistensi Dukung Olahraga Nasional