SuaraMalang.id - Tak hanya di Jalan Tunjungan Surabaya, fenomena Citayam Fashion Week yang baru-baru ini mendadak viral di kawasan Sudirman, Jakarta Pusat, rupanya juga menular ke Kota Malang, Jawa Timur.
Di Kota Malang sendiri dinamai Kayutangan Street Style. Pasalnya, lokasi yang dijadikan 'catwalk' berada di kawasan Kayutangan Heritage, Jalan Basuki Rahmat.
Kayutangan Street Style berlangsung Jumat (22/7/2022) malam.
Kegiatan ini juga melibatkan sejumlah model, agency model, personal sosial media, videografer hingga fotografer yang tertarik dengan dunia fesyen.
Kawasan Kayutangan Heritage pun ramai pengunjung. Sepeda motor dan mobil berdesakan parkir di pinggir trotoar.
Kemacetan juga terlihat di sekitar perempatan yang dijadikan lokasi 'fashion show'.
Meskipun para fashionist berjalan di zebra cross saat lampu merah, namun di ruas yang lainnya masih terlihat kendaraan yang terpaksa berhenti.
Alhasil, kegiatan tersebut pun terpaksa dibubarkan oleh petugas kepolisian.
Detik-detik pembubaran itu terekam dalam video amatir yang kemudian diunggah oleh akun instagram @informasimalangan.
Baca Juga: Sebut Citayam Fashion Week Sebagai Bentuk Kreativitas, Jokowi: Kenapa Harus Dilarang?
Dalam video tampak sejumlah mobil patroli dan petugas polisi di kawasan Kayutangan Heritage. Sejumlah polisi juga terlihat mengatur lalu lintas.
Petugas juga tampak membubarkan beberapa orang yang berada di pedestrian Kayutangan.
Pembubaran itu diduga karena kegiatan itu mengganggu arus lalu lintas.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"budaya latah," ujar arie***
"angel-angel, ayo generasi sekarang yang kreatif dong, jangan latah-latah unfaedah," kata yuniar***
Berita Terkait
-
Sebut Citayam Fashion Week Sebagai Bentuk Kreativitas, Jokowi: Kenapa Harus Dilarang?
-
Viral Anak Medan Catwalk Ala Citayam Fashion Week, Netizen: Awas Disambar Angkot!
-
Jokowi Dukung Citayam Fashion Week
-
Wali Kota Pariaman Tampilkan Batik Nareh di Citayam Fashion Week
-
Citayam Fashion Week Pindah ke PIK, Warganet: Kejauhan
Terpopuler
- Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai, Musyafirin Resmi Diusulkan Dipecat PDIP
- Survei Capres PPI: Prabowo Masih Perkasa, Anies Tempel Ketat, Gibran di Bawah AHY
- Mudah, Ini Cara Menghentikan Spam Call di HP Android dan iPhone
- Kronologi Kader PDIP Musyafirin Pilih Kursi Komisaris Ketimbang Partai Berujung Usulan Pemecatan
- 4 Shio Ini Diprediksi Panen Cuan dan Sukses Besar di Tahun Kambing Api 2027
Pilihan
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
-
Mantan Kadiv Hubinter Napoleon Bonaparte Meninggal, Pengacara: Doakan Bapak Diampuni Dosa-dosanya
-
Pekan Kelam IHSG: Drama BYAN Haji Isam, Turun Kelas MSCI Hingga Rekor Terburuk Bursa
-
Rakyat Kecil Jadi Korban Antrean BBM, dari Ojol Kehilangan Pendapatan hingga Kampus Terpaksa WFH
Terkini
-
Dua Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran, BRI Perkuat UMKM untuk Dorong Ekonomi Inklusif
-
Hutan Mangrove Malang Selatan Dibidik Masuk Bursa Karbon: Warga Lokal Bakal Cuan?
-
Bukan Sekadar Tanam Mangrove: Strategi Baru Ubah Pesisir Malang Jadi Mesin Uang Warga
-
Bukan Sekadar SUV, Hyundai Tawarkan Pengalaman Kepemilikan CRETA yang Bebas Khawatir
-
Bangun Fondasi Ekonomi dari Desa, BRI Optimalkan BRILink Agen untuk Dukung Koperasi Merah Putih