Abdul Aziz Mahrizal Ramadan
Kamis, 07 Juli 2022 | 20:34 WIB
Ilustrasi tenggelam di bekas galian tambang Pasuruan. [Envato]

SuaraMalang.id - Bekas tambang galian C ilegal di Dusun Jurang Pelen Satu, Desa Bulusari, Kecamatan Gempol, Kabupaten Pasuruan memakan korban. Seorang pencari kreco tewas usai tenggelam di kubangan bekas tambang itu.

Informasi yang dihimpun, korban tewas diketahui bernama Sugiono, (29), warga desa setempat. Peristiwa nahas yang dialami Sugiono itu bermula saat melintas di kubangan bekas tambang galian C itu berangkat mencari kreco atau sejenis keong sawah.

Saat di lokasi, kondisi jalan setapak yang licin dan berlumpur membuatnya terpeleset jatuh ke dalam kubangan. Ketika peristiwa tersebut, Iwan (29) salah soerang warga mendengar teriakan meminta tolong dari lokasi kubangan, setelah dicek ia melihat Sugiono dalam kondisi tenggelam.

Iwan yang mengetahui hal itu kemudian meminta pertolongan warga lain. Ia tak berani terjun ke dalam kubangan lantaran tahu bekas galian C tersebut sangat dalam. Sejumlah warga pun kemudian datang ke lokasi dan berupaya menyelamatkan Sugiono.

Warga pun berhasil mengevakuasi tubuh Sugiono dari dalam kubangan, akan tetapi nasib berkata lain, Sugiono sudah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa. Petugas yang datang ke lokasi kemudian melakukan identifikasi dan memastikan jika Sugiono sudah dalam kondisi tewas.

"Informasinya korban terpeleset kemudian tenggelam," kata Kanitreskrim Polsek Gempol Iptu Khoirul Anam, Kamis (7/7/2022).

Dari hasil pemeriksaan luar petugas kepolisian, tidak ditemukan tanda adanya luka pada tubuh korban. Diduga, peristiwa ini merupakan kecelakaan murni saat Sugiono hendak mencari kreco. Saat ini jenazah Sugiono sudah dievakuasi ke rumah duka untuk dimakamkan.

"Di tubuh korban tidak ditemukan bekas atau tanda luka-luka. Tewasnya akibat terpeleset dan tenggelam di kubangan bekas galian tambang," tukas Anam.

Kontributor : Zen Arivin

Baca Juga: Suami di Pasuruan Kecanduan Game Online, Ditegur Malah Cakar Wajah Istrinya Sampai Lebam

Load More