SuaraMalang.id - Sidang perkara dugaan pelecehan seksual dengan terdakwa Julianto Eka Putra (JE) pendiri SMA Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu, Jawa Timur, terhadap anak didiknya masih terus bergulir.
Terbaru sidang yang beragendakan saksi yang meringankan terdakwa digelar pada Senin (4/7/2022). Namun, ada yang menarik perhatian dalam agenda tersebut, yakni kehadiran Seto Mulyadi alias Kak Seto.
Bukan hadir untuk membela korban, Kak Seto justru berdiri bersama terdakwa sebagai saksi ahli.
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak Arist Merdeka Sirait yang juga selaku Tim Litigasi dan Advokasi Perkara Pelecehan Seksual di SMA SPI Batu mengaku kaget dan kecewa dengan kehadiran Kak Seto.
"Sahabat anak Indonesia, kok bisa orang yang dikenal sebagai tokoh perlindungan anak atau mungkin lebih tepat orang yang "mencitrakan" diri sebagai tokoh peelindungan anak, sangat tidak patut atau tidak etis bahkan mungkin salah ketika keilmuannya digunakan untuk meringankan terdakwa perkara kekerasan seksual pada anak," tulis Arist dalam akun instagram pribadinya di @aristmerdeka.official.
"Bahasanya disebut "saksi ahli yang meringankan" pelaku kekerasan seksual pada anak," lanjutnya.
Arist juga mengunggah sebuah video yang mengungkapkan jika ia merasa malu melihat seorang aktivis anak justru membela pelaku pelecehan seksual.
"Ada satu peristiwa yang membuat saya malu kepada anak Indonesia karena ada yang mengaku aktivis pembela anak berinisial SM yang selama ini dikenal masyarakat adalah pembela anak Indonesia," ujarnya dalam video tersebut.
Sebagai informasi, dugaan kekerasan seksual yang dilakukan pendiri SMA SPI baru-baru ini kembali disorot publik. Terlebih dua korban pemerkosaannya, buka suara di podcast Deddy Corbuzier.
Unggahan Arist tersebut pun mengundang beragam komentar dari warganet.
"ya allah sedih banget ketika nurani kalah oleh nominal," ujar @uncle_teebob.
"miris dengernya, kok bisa gitu ya? Semangat pak Arist dan tim semoga dilancarkan ya dalam menyelesaikan kasus-kasusnya," kata ratu***
"semoga bapak sehat selalu, terimakasih telah membantu banyak anak-anak indonesia yang direnggut haknya sebagai anak. Amiin," ujar kidne***
"sangat mengecewakan, kalau yang ngaku sahabat anak Indonesia tapi tidak membela anak yang telah dirugikan," ujar atit***
Kontributor : Fisca Tanjung
Tag
Berita Terkait
-
Kekayaan dan Bisnis Julianto Eka Putra, Motivator Terdakwa Pelecehan Seksual
-
ISESS Kritik Kelambatan dan Ketidakmampuan Polisi Melakukan Upaya Persuasif di Kasus Pelecehan Seksual Anak Kiai Jombang
-
Dibully karena Disleksia, Bintang Darmawan Kini Bangga Jadi Penyanyi
-
Tanggapi Dugaan Pelecehan Seksual di SMA SPI, Pengamat UII: Pelaku Adalah Orang Sakit yang Tak Bahagia
-
Enam Fakta Lain Kasus Pelecehan Seksual Siswa SMA SPI yang Menyeret Julianto Eka Putra
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- Sepeda Gunung Apa yang Bagus dan Murah? Ini 7 Rekomendasi Terbaik untuk Pemula
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
Terkini
-
Kuli Bangunan Pretheli 17 Tower Telekomunikasi di Malang
-
BRI Peduli Dorong Kesehatan Ibu dan Anak melalui Program Desa Brilian 1000 HPK
-
BNPB Kerahkan Helikopter Water Bombing untuk Taklukkan Bara di Gunung Bromo
-
Bekali Kewirausahaan dan Literasi Keuangan, BRI Siapkan PMI di Taiwan Bangun Usaha Mandiri
-
Misteri Jasad Wanita Tanpa Identitas di Dalam Sumur Gegerkan Warga Bululawang