SuaraMalang.id - Tim sepak bola Kota Malang kembali jadi perbincangan publik. Ini menyusul viral video kericuhan pemain pada laga Porprov VII Jatim di Stadion Notohadinegoro, Jember, Jawa Timur, Senin (20/6/2022).
Sebelumnya, kontingen sepak bola Kota Malang melawan Kabupaten Jember pada laga pembuka juga sempat diwarnai kericuhan. Bahkan wasit mengelurkan tiga kartu merah.
Kekinian, kericuhan hingga baku hantam kembali terjadi saat tim Kota Malang bertemu Kabupaten Jombang. Video yang memperlihatkan detik-detik baku hantam tersebut diunggah oleh akun instagram @info_jombang.
Kejadian bermula dari pelanggaran yang dilakukan oleh pemain nomor punggung 16 Kota Malang yang diduga mendorong pemain Kabupaten Jombang bernomor punggung 11.
Tak terima, pemain Jombang tersebut pun mendorong pemain Kota Malang hingga terjadi aksi baku hantam.
Pemain bernomor punggung 16 juga tampak memukul pemain yang lain sambil berlari.
Bahkan, pemain inti dan pemain cadangan juga turut turun ke tengah lapangan. Suasana pun menjadi ricuh.
Aksi baku hantam tersebut terjadi di menit ke 81 babak kedua.
Pertikaian tersebut akhirnya berhasil dibubarkan oleh petugas dan juga offisial yang turun ke lapangan.
Baca Juga: Wisatawan Asal Malang Hilang di Jalur Gunung Bromo
Akibat dari peristiwa tersebut, tim Kabupaten Jombang mendapat kartu kuning dari wasit. Sementara Kota Malang mendapat kartu merah.
Unggahan tersebut pun mengundang beragam respon dari warganet.
"ga rugi latihan baku hantam ya le," ujar falat***
"masih hari pertama udah berkelahi," kata aniit***
"saya cinta liga Indonesia dengan segala keburukannya," ujar iam***
"lah ini olahraga atau tawuran?," tanya yenny***
Berita Terkait
-
Profil 3 Pemain Naturalisasi yang Didatangkan Buat Timnas Demi Hadapi Piala Dunia U-20
-
5 Stadion Sepak Bola Terbesar di Indonesia dengan Kapasitas Penonton Terbanyak
-
5 Tragedi Berdarah Suporter Sepak Bola Indonesia, Terbaru Insiden Bobotoh Meninggal
-
Emak-emak Potong Sepatu Bola Pakai Parang, Netizen Ini Beri Komentar Kocak, Sarankan Cari Emak Lagi
-
3 Keuntungan Indonesia Andai Jadi Tuan Rumah Piala Asia 2023
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- 7 Sneakers Lokal dengan Rating Bintang 5 di Shopee yang Nyaman dan Modis
Pilihan
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
Terkini
-
Malang Selatan Dikepung Banjir dan Longsor: Jalur Utama Malang-Lumajang Lumpuh Total
-
Raih Empat Penghargaan Pada 2026, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun
-
Rencana Rusuh Demo di Balai Kota Malang Digagalkan, 12 Penyusup Bawa Molotov & Positif Narkoba
-
Kakek Pembuang Puntung Rokok Jadi Tersangka Kebakaran TPA Supit Urang
-
Emil Dardak Turun Tangan! Akankah Bus Transjatim Akhirnya Tembus Terminal Arjosari?