Ada juga cerita tentang kesukaannya pada musik elektronik dan restoran favoritnya di Brasilia di mana dia suka menyantap sup kacang cokelat yang harganya murah.
"Cherkasov menggunakan identitas palsu yang dibangun dengan baik, untuk menyembunyikan semua hubungannya dengan Rusia, khususnya dengan GRU," kata pernyataan itu.
Polisi Brazil mengatakan Cherkasov masuk ke Brazil pada 2010 dan diduga menggunakan identitas palsu sebagai warga Brazil yang orang tuanya telah wafat.
Sukses dianggap sebagai orang Brazil, dia lalu tinggal di Irlandia dan Amerika Serikat selama beberapa tahun, dan kembali ke Brazil untuk mempersiapkan kepindahannya ke Belanda, tulis pernyataan itu.
ICC adalah mahkamah permanen tentang kejahatan perang secara global yang beranggotakan 123 negara. Mahkamah itu memulai penyelidikan di Ukraina hanya beberapa hari setelah Putin mengirimkan pasukannya di negara itu pada 24 Februari.
ICC menyelidiki tuduhan adanya kejahatan perang, kejahatan terhadap kemanusiaan, dan genosida.
Belanda telah mengusir lebih dari 20 warga Rusia atas tuduhan mata-mata dalam beberapa tahun terakhir. Empat orang di antaranya diusir pada 2018 atas tuduhan meretas Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW) dan dua orang dituduh memata-matai perusahaan teknologi tinggi pada 2020.
Sejak Rusia menginvasi Ukraina, Belanda telah mengusir 17 orang Rusia yang diduga melakukan aksi mata-mata dengan berkedok sebagai diplomat.
Rusia telah membantah semua tuduhan itu dan membalasnya dengan pengusiran 15 staf kedutaan dan konsulat Belanda dari Moskow dan St. Petersburg. (Antara)
Baca Juga: Rusia Denda Google 260.000 Dolar, Ini Penyebabnya
Berita Terkait
-
Terungkap! Ada Mata-mata Rusia Di Mahkamah Pidana Internasional
-
Efek Sanksi Rusia, Indonesia Terima Permintaan 150 Juta Ton Batu Bara dari Jerman
-
Rusia Denda Google 260.000 Dolar, Ini Penyebabnya
-
Google Rusia Bangkrut Hingga Terancam Hengkang, Yandex Mulai Dilirik Banyak Orang
-
Bertemu dengan Presiden Jerman, Jokowi Bahas Situasi Perang di Ukraina
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Tak Main-Main! 16 SPPG di Malang Gagal Uji Higiene, Ada yang Sampai 4 Kali Revisi
-
Karnaval Tanpa Dentuman: Pemkot Malang Tegas Larang Sound Horeg di HUT RI
-
BRI Catat Lonjakan Transaksi QRIS 76 Persen pada Triwulan I 2026
-
Fenomena Gunung Es HIV di Malang: Mulai dari Ibu Hamil hingga Anak yang Tertular
-
Hari Mangrove Sedunia, BRI Peduli Tanam 24.000 Mangrove Bersama Petani Lokal