SuaraMalang.id - Pemerintah Kota Malang berencana menaikkan tarif angkutan umum pada 2023 mendatang. Kekinian, Dinas Perhubungan (Dishub) Pemkot Malang mengkaji wacana kenaikan tarif angkot tersebut.
Kepala Bidang Angkutan, Dishub Pemkot Malang, Soni Bachtiar mengatakan, pihaknya masih melakukan kajian kenaikan tarif. Jika telah tuntas dan disetujui, maka selanjutnya terbit Peraturan Wali Kota (Perwal) tentang penyesuaian tarif baru angkot.
"Dari dishub melakukan kajian. Setelah itu kita sampaikan untuk penentuan tarif 2023," ujar Soni mengutip dari Timesindonesia.co.id.
Diketahui, tarif untuk angkot di Kota Malang masih menggunakan Perwal Nomor 6 Tahun 2012 dengan ketetapan tarif untuk umum Rp 3.000 dan untuk pelajar Rp 2.000.
Meski sudah melakukan kajian, lanjut Soni, pihaknya belum bisa menyebutkan pasti berapa nominal usulan kenaikan tarif angkot.
"Kita ajukan melalui Perwal. Kalau untuk tarif nanti kita akan sesuaikan dengan kondisi yang akan datang. Tapi ini setelah melalui kajian. Dari hasil kajian itu yang akan kita jadikan patokan untuk tarif yang akan berlaku 2023," ungkapnya.
Di sisi lain, untuk saat ini kondisi angkot di Kota Malang masih terbilang naik turun. Sebab, dari catatan Dishub Kota Malang saat ini hanya ada 16 jalur yang masih aktif.
Dari sekian ribu jumlah angkot yang tercatat, saat ini hanya tinggal sekitar 535 angkot yang beroperasi dengan total sopir sekitar 620 orang.
Dishub Kota Malang terus melakukan berbagai upaya mempertahankan angkot di Kota Malang. Salah satunya melakukan kajian untuk pemutihan KIR bagi para sopir angkot (mikrolet).
Baca Juga: Pemkot Malang Akan Bangun Sudetan Untuk Mencegah Banjir
"Jadi ini juga sebagai solusi untuk pembenahan mikrolet kedepannya. Semoga ini jadi solusi," tandasnya.
Berita Terkait
-
Pemkot Malang Akan Bangun Sudetan Untuk Mencegah Banjir
-
The Real Sultan! 5 Koleksi Hermes Shandy Purnamasari Ini Harganya di Atas Rp1 M!
-
Alun-alun Tugu Kota Malang: Liburan Murah yang Indah dan Memesona
-
Kakek Berasal dari Malang, Nyck De Vries: Saya Merasa Seperti di Rumah Sendiri
-
Eks Napiter Ini Ungkap Mahasiswa Jadi Target 'Empuk' Perekrutan Kelompok Radikal
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang