SuaraMalang.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Indonesia (BNPT) Komjen Boy Rafli Amar mengajak seluruh generasi muda milenial untuk menyebarkan pesan perdamaian.
Hal itu terungkap saat Boy Rafli Amar berdialog dengan 30 Duta Damai BNPT perwakilan 15 regional yang tersebar di seluruh nusantara secara daring dalam memperingati Hari Lahir Pancasila.
"Seluruh Duta Damai, teruslah berkiprah di berbagai entitas dalam masyarakat dengan membawa misi perdamaian," kata Boy Rafli mengutip Antara, Rabu (1/6/2022).
Kepala BNPT berpesan agar seluruh Duta Damai tidak lelah berkiprah dalam segala upaya untuk menyiarkan misi perdamaian di masyarakat.
oy Rafli juga mengucapkan terima kasih atas usaha Duta Damai mengajak masyarakat untuk mengamalkan nilai luhur bangsa dan menyampaikan pesan damai dalam rangka membangun Indonesia yang harmoni.
"Menjadi Duta Damai adalah amal ibadah kita, mengajak semua orang untuk cinta perdamaian, terimakasih untuk semua Duta Damai," ucapnya.
BNPT menyadari betapa pentingnya pelibatan pemuda untuk menjadi perpanjangan tangan BNPT di daerah, khususnya untuk merangkul dan menyentuh generasi muda. BNPT telah memiliki komunitas Duta Damai dengan jumlah anggota 542 peserta aktif.
Sejumlah Duta Damai telah berkontribusi langsung dalam menyiarkan pesan perdamaian dan berhasil menjadi inisiator untuk pembuatan perjanjian kerja sama yang berfokus untuk menyebarkan narasi perdamaian di kalangan mahasiswa melalui media sosial.
Dalam dialog, Duta Damai juga menjelaskan rencana kerja mereka dari rencana pembuatan konten tentang perdamaian yang disampaikan Duta Damai Sulawesi Tengah.
Kemudian, pendirian Desa Damai di daerah-daerah prioritas yang dianggap rawan aksi radikalisme terorisme hingga rencana "Youth Peace Camp" oleh Duta Damai Sumatera Barat.
Baca Juga: Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Minta Pejabat Contoh Bagong Margono
Serta, workshop dan sosialisasi bahaya tindakan anarkis yang akan diadakan Duta Damai Jawa Tengah dan masih banyak rencana program Duta Damai dari daerah lainnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Hari Lahir Pancasila, Anggota PP Diingatkan Agar Menjaga Tugas Sesuai Cita-Cita Pendahulu Bangsa
-
Mengulik Sejarah Rumah Pengasingan Soekarno di Ende, Tempat Lahir Pancasila
-
Peringati Hari Lahir Pancasila, BEM se-Kalbar Selenggarakan Kirab Kebangsaan
-
Hari Lahir Pancasila dalam Semangat Membumikan Pancasila
-
Gubernur Sumut Edy Rahmayadi Minta Pejabat Contoh Bagong Margono
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi