SuaraMalang.id - Sejumlah lima Calon Jamaah Haji (CJH) Kabupaten Probolinggo memutuskan batal berangkat ke tanah suci Makkah. Penyebabnya, karena pasangan melebihi batas usia dan beberapa faktor lainnya.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) di Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Probolinggo, Moch. Sugianto mengatakan, tahun ini pemerintah pusat memberikan kuota haji sebanyak 437 CJH, dengan 62 jemaah cadangan.
Kemudian, tercatat sebanyak lima CJH menutusukan untuk tidak berangkat. Alasannya, lanjut Sugianto, salah satu pasangan atau mahram sudah melebihi batas usia, yakni 65 tahun. Sehingga pasangannya pun memutuskan untuk membatalkan pemberangkat.
"Misal suaminya gagal berangkat karena usia lebih dari 65 tahun. Karena itu, si istri membatalkan untuk berangkat juga," jelasnya mengutip dari Timesindonesia.co.id, Rabu (18/5/2022).
Ada pula JCH yang membatalkan karena mahramnya tidak masuk dalam daftar pemberangkatan tahun ini. Sehingga mereka menunda agar bisa berangkat bersamaan di tahun berikutnya.
"Selain itu, ada juga yang digantikan dengan anaknya. Kurang lebih sekitar 3 JCH Kabupaten Probolinggo. Sementara yang tidak berangkat haji sebanyak 5 jemaah," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman
-
Cahaya di Ruang Periksa: Polres Malang Kini Punya Fasilitas Canggih Anti-Manipulasi