SuaraMalang.id - Laga uji coba Arema FC melawan PSIS Semarang disambut antusias Aremania. Terbukti dengan adanya antrean pembelian tiket pertandingan di kantor Arema FC, Kota Malang, Rabu (18/5/2022) sore.
Arema FC dijadwalkan bertanding melawan PSIS Semarang di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang pada Minggu (22/5/2022) mendatang.
Tingginya minat Aremania membeli tiket pertandingan uji coba tak lepas dari momentum pertamakali suporter diperbolehkan menonton langsung ke stadion sejak pandemi Covid-19 merebak, dua tahun lalu.
“Begitu tiket box dibuka saya langsung ke sini, soalnya takut tidak kebagian. Apalagi animo Aremania cukup tinggi, maklum dua tahun tidak bisa nonton langsung ke stadion,” ungkap Andre, Aremania asal Blimbing mengutip dari Timesindonesia.co.id, Rabu.
Di sisi lain, selain faktor kerinduan, Aremania juga memiliki alasan kuat untuk membirukan Stadion Kanjuruhan. Hal itu tidak lepas dari komposisi tim Singo Edan musim ini yang diperkuat oleh pemain-pemain bintang. Manajemen Arema FC mendatangkan setidaknya 10 pemain baru, diantaranya adalah Evan Dimas, Adam Alis, Hanis Saghara hingga Ilham Udin Armaiyn.
“Selain itu saya juga penasaran dengan permainan Arema sekarang, karena banyak pemain baru yang masuk seperti Evan Dimas dan Adam Alis,” sambung Andre.
Panpel Arema FC di pertandingan uji coba melawan PSIS tersebut mematok tiga kategori tiket dengan harga berbeda. Tiket ekonomi dibandrol 40 ribu, VIP 100 ribu dan VVIP sebesar 150 ribu. Kuota yang dicetak juga hanya 75 persen dari kapasitas tribun Stadion Kanjuruhan. Selain mengurangi kuota, Arema FC juga menghimbau pada Aremania untuk melengkapi vaksinasi.
“Beberapa penyesuaian kita lakukan untuk pertandingan uji coba Arema FC melawan PSIS ini. Diantaranya adalah mencetak tiket hanya 75 persen dari kapasitas tribun stadion dan menghimbau agar Aremania datang sudah dilengkapi dengan vaksinasi,” ungkap Ketua Panpel Arema FC, Abdul Haris. (*)
Baca Juga: Tancap Gas, PSIS Semarang Agendakan 3 Uji Coba, Termasuk Hadapi Arema FC
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang