SuaraMalang.id - Pemerintah Kabupaten Probolinggo mencatat ada empat kasus meninggal dunia akibat demam berdarah dengue (DBD) dari total 212 kasus. Data tersebut terakumulasi sepanjang Januari hingga April 2022.
Kasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Probolinggo dr. Dewi Vironica mengatakan, terdapat 212 pasien penyakit DBD berdasar data Januari hingga April. Namun, beberapa sudah dinyatakan sembuh dan ada yang masih menjalani perawatan.
Ia melanjutkan, empat pasien yang meninggal dunia terdiri tiga anak-anak dan satu orang dewasa. Rinciannya, Pajarakan dua orang, Sumberasih satu orang, dan Kotaanyar satu orang.
"Pasien yang meninggal didominasi oleh anak-anak. Hanya satu orang saja dari kalangan dewasa," ujarnya mengutip Timesindonesia.co.id, Selasa (17/5/2022).
Dijelaskannya, DBD menjadi salah satu penyakit yang harus diwaspadai, terutama saat musim penghujan. Karena, bila tidak ditangani secara tepat, dapat berkembang dengan cepat.
Temuan kasusnya cenderung meningkat bersamaan dengan puncak musim hujan.
“Memang penyakit musiman. Juga perlu diwaspadai karena trennya selalu naik apabila curah hujan tinggi. Jumlah pasien DBD di Kabupaten Probolinggo terus bertambah,” ujarnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 HP Terbaru 2026 Baterai Jumbo 10.000 mAh: Tahan 3 Hari, Performa Kencang
- Promo Indomaret Hari Ini 1 Mei 2026, Dapatkan Produk Hemat 30 Persen
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Rekomendasi Sepeda Wimcycle Termurah untuk Dewasa, Solusi Olahraga Hemat
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
KAI Daop 8 Gandeng Jaksa Amankan Aset Negara di Malang
-
Kampus Bukan Pabrik Pekerja: Rektor UMM dan Unisma Tolak Penutupan Prodi Tak Sesuai Pasar
-
Wali Kota Malang Larang Perusahaan PHK Buruh Sembarangan Tanpa Alasan Mendesak
-
Polisi Malang Kota Mulai Sisir Daycare, Ada Apa?
-
Terbongkarnya Aksi Pembakaran Gudang Rokok di Malang, Pelakunya Ternyata Orang Dalam