SuaraMalang.id - Anggota DPRD Kota Malang, Jose Rizal Joesoef melaporkan kasus pengancaman. Politisi dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menerima ancaman penganiayaan melalui pesan WhatsApp.
Ia resmi melaporkan seorang pegiat media sosial berinisial CP ke Polresta Malang Kota.
"Jadi saya mendapat ancaman penganiayaan dari seorang berinisial CP pada Sabtu (30/4/2022). Ancaman tersebut dikirim secara japri WA ke ketua DPD PSI Kota Malang, Achmad Faried. Kemudian beliau memberitahukan chat WA ancaman tersebut ke saya," ujar Jose mengutip dari Timesindonesia.co.id, Senin (9/5/2022).
Isi pesan yang diterima Jose. "ijin Jose tak gepuki dek dalan, cangkeme gak enak" (izin Jose aku pukuli di jalan, mulutnya gak enak).
"Jujur saya tahu siapa sosok dia (oknum yang mengancam). Tetapi saya tidak mengenalnya lebih dekat. Dan saya juga gak tahu kenapa dia melakukan hal ini (pengancaman)," ungkapnya.
Jose pun merasa khawatir dengan ancaman dari CP tersebut. Sebab, membahayakan bagi dirinya dan keluarganya.
"Saya ini bapak empat anak dan setiap harinya berangkat kerja dari rumah ke Gedung DPRD, Saya khawatir ancaman itu membahayakan saya dan keluarga. Sehingga, setelah berkoordinasi dengan pihak partai, saya putuskan untuk melaporkan hal itu dan membuat pengaduan ke Polresta Malang Kota," bebernya.
Dalam pengaduannya, Jose juga telah menyertakan berbagai barang bukti tangkapan layar isi percakapan via WA.
"Kami harap pihak Polresta Malang Kota bisa menindaklanjuti lebih lanjut aduan tersebut. Dan kami juga berharap pihak kepolisian segera memberikan tindakan hukum lebih lanjut," katanya.
Baca Juga: Kisah Pedagang Asongan di Malang Panen Rezeki, Imbas Pelonggaran Mudik Lebaran 2022
Terpisah, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga menyebutkan bahwa pihaknya akan segera mengecek terkait pengaduan Anggota DPRD Kota Malang tersebut.
"Kami akan cek dulu, karena surat (laporan pengaduan) belum turun ke kami. Kami akan cek dulu terkait hal itu," tandasnya.
Berita Terkait
-
Raja Juli PSI Usul Pilpres 2024 Diikuti Tiga Pasang Capres-Cawapres untuk Hindari Polarisasi Hitam Putih
-
Balai Kota DKI Banjir Karangan Bunga untuk Anies, Ucapan dari Mantan PSI dan Doa untuk RI 1
-
Ramai Video Seorang Pria Sebut Anies Bawesdan Orang Yaman, Politisi PSI Pasang Badan: Dia Orang Indonesia!
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Motor Mahasiswa Raib 'Distep' Maling, Pelaku Kena Jebak Pas Mau COD
-
BRI Peduli Sahabat Disabilitas Dorong Kesempatan Kerja Setara lewat Pelatihan
-
Jadi Proyek Antikorupsi KPK, Kampus UB Diguncang Aliran Duit Pemerasan
-
Nekat Ritual di Jalur Terlarang Puncak Batu Tulis, 9 Pendaki Ilegal di Malang Dievakuasi Dramatis
-
Sungai Brantas Mendadak Ungu, Pemkot Malang: Terbukti Limbah, Kami Tutup Pabriknya