SuaraMalang.id - Kepolisian Resor Jember, Jawa Timur, menyiagakan lima pos "check point" di jalur mudik untuk mendeteksi pemudik yang belum vaksin COVID-19.
Polres Jember menyiapkan lima pos "check point" di beberapa titik jalur pintu masuk kabupaten untuk mengecek pemudik yang datang dari luar kota sudah vaksin atau belum.
"Keberadaan pos 'check point' itu untuk mendeteksi pemudik yang belum vaksin secara acak," kata Kapolres Jember AKBP Hery Purnomo seperti diberitakan Antara, Jumat (22/4/2022).
Ia merinci, lima pos "check point" tersebar di Kecamatan Puger, Ambulu, Kaliwates, Sumberbaru, dan Silo.
"Sebanyak 3.000 lebih personel gabungan dari TNI, Polri, Dishub, Dinkes, dan Satpol PP kami siapkan selama musim mudik Lebaran 2022 dan sebanyak 360 personel yang siaga di pos 'check point'," tuturnya.
Apabila ada pemudik yang belum vaksin, lanjut dia, maka petugas di pos "check point" akan meminta pemudik untuk vaksin terlebih dahulu dan selanjutnya dipersilakan melanjutkan perjalanan.
"Selain menyiapkan lima pos 'check point' di beberapa titik jalur mudik, Polres Jember menempatkan pos pengamanan di beberapa pusat keramaian, salah satunya di Roxy Mall dan Terminal Tawang Alun," katanya.
Hery menjelaskan Polres Jember tidak menyiapkan 'sniper' di titik rawan, seperti tahun-tahun sebelumnya di sepanjang jalur mudik selama libur Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
"Petugas kami akan patroli secara mobile selama 24 jam dan sepertinya dengan patroli sudah cukup sehingga tidak perlu menerjunkan 'sniper,'" ujarnya.
Baca Juga: Peringati Hari Bumi, Mahasiswa Kampanyekan Kelestarian hingga Tolak Aktivitas Tambang di Jember
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Modus Program UMKM, 227 Warga Malang Terpikat Sandiwara ASN Gadungan
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang