SuaraMalang.id - Dalam membuat sebuah makalah atau laporan, Kata Pengantar menjadi salah satu bagian yang penting sebagai pembuka dari suatu karya tulis.
Kata pengantar biasanya berisi ucapan-ucapan dari penulis atau penyusun suatu karya tulis kepada pembaca mengenai gambaran umum atas terselesaikannya karya tulis tersebut.
Dalam penulisan kata pengantar pasti akan ditemui adanya ucapan terima kasih dari penulis kepada pihak-pihak yang telah berperan dalam terselesaikannya suatu karya tulis. Salah satunya ucapan syukur kepada Tuhan.
Namun, berbeda dengan kata pengantar pada laporan Praktik Kerja Lapangan (PKL) ini. Diduga copy paste, pembuat laporan justru menuliskan Tuhan Yesus dan Nabi Muhammad dalam satu kalimat.
Hal itu terlihat dalam unggahan akun Twitter @jowoshitpost.
Akun tersebut mengunggah sebuah foto yang memperlihatkan sebagian kalimat dari kata pengantar.
"Puji syukur kami panjatkan kepada Tuhan Yesus Kristus yang telah memberikan rahmat dan karunianya, sehingga kami dapat menyelesaikan laporan pelaksanaan Praktik Kerja Lapangan (PKL). Sholawat serta salam selalu tercurahkan kepada Nabi Agung Muhammad SAW," tulis kalimat pembuka dalam kata pengantar tersebut.
Dalam kata pengantar itu pun terdapat coretan diduga dari dosen pembimbing. Terdapat garis bawah pada kalimat Tuhan Yesus dan Nabi Muhammad. Sang dosen juga memberi tanda silang di samping kalimat tersebut.
Sontak saja, cuitan pada tanggal 20 April 2022 itu pun ramai komentar dari warganet. Bahkan sudah di retweet lebih dari 6 ribu kali.
Baca Juga: Viral Ibu Hamil Makan Bareng 'Omen' di Warteg, Netizen Sebut Tikus Jadi Kepala Koki
"ketika sobat kafirku beranjak soleh," cuit @gending***
"lupa ganti template an temen non-is," kata @roobe***
"copast kata pengantar di google tapi lupa ngedit wkwk," imbuh @mono***
"mbok ya kalau copas seenggaknya dibaca dulu gitu lho," ujar @audh***
"toleransi," ucap @priyo***
"gimana sih jadi krislam gini," ujar @yrs***
Berita Terkait
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
Kucing-kucingan di Jalur Tikus: 13 Pendaki Ilegal Gunung Semeru Diciduk, 4 Lainnya Jadi Buruan
-
Sukhoi Asal Malang Guncang Langit Perancis: Rahasia Layangan Rp7 Ribu Tembus Kejuaraan Dunia
-
Wajah Baru Pasar Induk Gadang Ditarget Rampung Lebih Cepat
-
Datang Sendiri ke Kantor Polisi, Pengasuh Ponpes di Malang Resmi Tersangka Pelecehan
-
Gus Thuba Pimpin Penyegelan 3 Ponpes di Malang Usai Skandal 20 Tahun Terkuak