"Dulu itu prasmanan sebelum pandemi Covid-19. Tapi karena nantinya ada kerumunan kami mintakan ke para donatur untuk nasi kotak saja," ujarnya.
Untuk hari ini, terdapat paket 130 nasi kotak dan 130 jajanan tradisional. Isi nasi kotaknya pun bervariatif.
"Variatif ya mas itu kan dari donatur nasi kotaknya. Jadi kami hanya menerima," tuturnya.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejumlah nasi kotak berisi lauk ayam goreng tepung, tahu, lengkap dengan sambal dan juga pisang. Untuk isi tersebut, makanannya terbungkus di kotak plastik.
Sementara yang kedua terdapat nasi kotak berbagan foam. Isiannya ada cah kangkung, tempe goreng dengan telur dengan kuah kare.
"Kalau menu makanan ini dari donatur semua. Ada ya warga Penanggungan, ya dari Matos atau Hotel dekat sini. Ada juga dari jamaah kami meskipun lokasi rumahnya tidak dekat dengan masjid. Mereka senantiasa berdonasi menu buka di sini. Menunya ya terserah donatur," ujarnya.
Selama makan menu buka buasa itu, jamaah bebas untuk makan di mana saja. Beberapa nampak membawa pulang atau keluar masjid. Beberapa ada yang di masjid.
"Ya kami kan jamaahnya di sini kebanyakan pekerja kan dekat mal atau mahasiswa kan dekat sini UB dan UM atau ojol biasanya. Jadi biasanya ada yang dibawa pulang ada yang makan di sini," kata dia.
Salah satu jamaah sekaligus mahasiswa UM, Fuad Alfarizi mengaku, selain salat magrib, dia memang sengaja berbuka di masjid Ibnu Sina karena kebersihan makanannya terjamin.
Baca Juga: Desa Kendalpayak Malang Krisis Air Bersih, 90 Keluarga Terdampak
"Kan pandemi Covid-19 ini kan ya menjaga makanan mas kebersihannya. Kalau di masjid ini terjaga pasti kebersihannya. Ini saya dapat ayam tepung," tutur dia.
Dia juga menjelaskan, dia diajak ketiga temannya untuk salat berjamaah di masjid dekat kampusnya itu. Alasanya karena memang Fuad ingin makanan berbuka secara gratis.
"Iya kebetulan saya kos di sini. Jadi lumayan hemat kalau berbuka di sini," tutupnya.
Kontributor : Bob Bimantara Leander
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Ribuan Aset Daerah di Malang Dipatok Target Sertifikasi Demi Cegah Mafia Lahan
-
Maut di Sumberpucung Malang: Pengendara Motor Tewas Tertimpa Truk Tetes Tebu
-
Drama Evakuasi Pendaki Ilegal Gunung Semeru yang Berakhir di Tangan Hukum
-
Singo Edan Kian Garang: Hansamu Yama Resmi Menetap, Si Anak Hilang Kembali Pulang
-
Polemik Panas Yakuza Maneges vs PBNU Soal Segel Pesantren di Malang