SuaraMalang.id - Sudah 10 tahun google berada di Indonesia. Salah satu perusahaan teknologi besar di dunia itu bakal merayakan 10 tahunnya berada di Indonesia pada 30 Maret ini.
Kabar ini disampaikan oleh Google Indonesia melalui keterangan persnya, Kamis (31/03/2022). Di Indonesia, Gogle mulai masuk pada 2012 silam dan bertahan sampai sekarang.
Google merupakan sebuah perusahaan yang dimulai dari mesin pencarian dan kini berkembang dengan lebih dari 50 layanan internet dan produk seperti Gmail sampai software untuk smartphone dan tablet.
"Ketika kami membuka kantor Google Indonesia pada 2012, kami memiliki visi yang jelas, yaitu mengembangkan produk dan program yang secara khusus bermanfaat bagi orang Indonesia," demikian keterangan resmi perusahaan.
Baca Juga: Dalam DEWG G2, Menkominfo Ingatkan Pentingnya Keamanan Digital Pasca Pandemi
"Melihat ke belakang, sungguh luar biasa melihat momentum yang telah dibangun tim kami selama bertahun-tahun — dan visi awal itu tetap sama pentingnya hingga saat ini," imbuhnya.
Untuk memperingati 10 tahun Google di Indonesia yang jatuh pada hari ini, Google membagikan 10 momen terbaiknya dari satu dekade terakhir.
Pertama, membangun fitur produk untuk orang Indonesia. Seperti misalnya mode sepeda motor di Google Maps yang membantu pengendara sepeda motor di Indonesia menemukan rute khusus motor, dan memasukkan beberapa dari ratusan bahasa daerah di Indonesia ke dalam Google Terjemahan.
Kedua, melatih dua juta orang Indonesia dengan keterampilan digital mulai dari Bisnis Lokal Go Online pada 2012, Gapura Digital dan Women Will.
Lebih lanjut, mendukung lebih dari 200.000 developer seluler di Indonesia untuk game, dan program Google for Startups guna membantu menumbuhkan ekonomi digital terbesar di Indonesia.
Baca Juga: Mahfud MD: Perkembangan Teknologi Dimanfaatkan Untuk Praktik Pencucian Uang
Selanjutnya, menghadirkan Borobudur hingga kedalaman Raja Ampat ke mata dunia melalui Street View.
Kelima, melindungi samudra dengan teknologi. Gringgo Foundation yang didukung oleh pendanaan dari Google.org, mengembangkan alat untuk mengatasi polusi limbah plastik.
Google juga bekerja sama dengan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, yang memanfaatkan teknologi Global Fishing Watch dari Google Earth.
Lalu, merayakan kekayaan sejarah dan budaya Indonesia di platform melalui Doodle Indonesia yang pertama kali dikenalkan pada 2012 untuk merayakan ulang tahun kemerdekaan Indonesia ke-67.
"Selain Doodle, kami juga ingin memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada dunia. Momen favorit adalah ketika kami memperkenalkan tradisi batik dan rempah-rempah Indonesia melalui Google Arts and Culture," kata Google.
Lebih lanjut, memberdayakan generasi berikutnya melalui Google Career Certificates hingga Bangkit yang kini memasuki tahun ketiganya telah melatih hampir 2.500 orang.
Kedelapan, mendukung jurnalisme dan industri berita melalui pelatihan mendalam tentang jurnalisme data dan pengecekan fakta, sekaligus mendanai upaya pengecekan fakta yang dilakukan oleh jaringan Cek Fakta.
Lebih lanjut, menjangkau lebih dari 100 juta orang di YouTube setiap bulannya.
Dan terakhir, dukungan orang-orang hebat dengan puluhan Googler berkarya membantu Indonesia saat ini.
"Salah satu kesenangan terbesar saya bekerja di Google adalah orang-orangnya. Saya bangga melihat bagaimana kantor kami berkembang dari hanya empat karyawan menjadi puluhan Googler yang mengerjakan berbagai macam project berdampak besar di Indonesia saat ini," kata Google Indonesia. ANTARA
Berita Terkait
-
Samsung Pamer Deretan Fitur Pintar Galaxy AI di HP Seri A, Setangguh Apa?
-
Cara Pantau Macet via Google Maps, Tips Mendapatkan Rute Perjalanan Terbaik
-
Seri Xiaomi 16 akan Gunakan Layar Lurus dan Teknologi LIPO
-
AI Ubah Wajah Layanan Kesehatan: Lebih Cepat dan Pasien Lebih Terlayani?
-
Kolaborasi Perkuat Dukungan Finansial untuk Transformasi Teknologi Sektor Kesehatan Indonesia
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
4 Wisata di Kawasan Cangar Ditutup Usai Longsor yang Hempaskan 2 Mobil
-
BRI Raih Penghargaan Internasional Atas Prestasi Wujudkan Pertumbuhan Ekonomi yang Bertanggung Jawab
-
Petasan Lukai Pemiliknya di Malang, Korban Sampai Harus Dioperasi
-
Bos BRI: Keamanan dan Kenyamanan Nasabah Jadi Prioritas Utama
-
Volume Kendaraan di Tol Singosari Meningkat, Ini Tips Berkendara Aman yang Harus Dilakukan