SuaraMalang.id - Kepala Dinas Kesehatan Pemerintah Kota Malang dr. Husnul Muarif menungkapkan, vaksinasi Covi-19 akan dilakukan malam hari, khusus selama Ramadhan.
Namun, lanjut dia, sejauh ini rencana vaksinasi malah hari hanya berlaku di lokasi sentra vaksin Covid-19 di Politeknik Kesehatan Malang (Polkesma).
"Untuk yang sentra vaksin informasinya, tapi belum pasti. Untuk bulan Ramadan insyallah digelar di malam hari," ujar Husnul seperti diberitakan Timesindonesia.co.id, Minggu (27/3/2022).
Sedangkan pelaksanaan vaksinasi di Puskesmas, klinik hingga rumah sakit, bisa saja dilakukan seperti biasanya.
"Iya kita maksimalkan saja yang ada di Fasyankes itu," tegasnya.
Disebutkan Husnul, untuk mekanisme dan kepastian kegiatan vaksinasi malam hari saat Ramadan akan diputuskan dalam waktu dekat ini.
Kini, pihaknya masih perlu berkoordinasi lebih jauh untuk menyimpulkan efektifasi kegiatan vaksin di malam hari dan jangan sampai merugikan masyarakat Kota Malang.
"Rencananya gitu (vaksinasi malam hari). Itu Senin atau Selasa baru ada keputusannya," tandasnya.
Sebagai informasi, saat ini capaian vaksinasi Covid-19 secara umum untuk dosis pertama dan kedua sudah melebihi 100 persen di Kota Malang. Kemudian, untuk dosis ketiga (booster) kini masih mencapai 20 persen. (*)
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Gus Thuba Pimpin Penyegelan 3 Ponpes di Malang Usai Skandal 20 Tahun Terkuak
-
Sengkarut Data Alamat di Hari Pertama SPMB Malang 2026
-
Gus Thuba Kawal Santriwati Polisikan Oknum Pengasuh Yayasan Cabul
-
Cuci 500 Kg Singkong Cuma Sejam! Mahasiswa UMM Ciptakan Mesin Ajaib Penolong UMKM
-
Sekolah Rakyat di Malang Belum Punya Gedung Permanen, Ini Respons Dudung Abdurachman